HARIAN NEGERI, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengajak anggota dan pengurus Perkumpulan Kerukunan Umat Pentakosta Indonesia (Perkupi) untuk menjadi mitra strategis Pemprov DKI dalam menjaga Jakarta agar semakin rukun dan sejahtera.

Ajakan ini disampaikan Rano saat pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkupi periode 2025-2030 di Golden Boutique Hotel, Jalan Angkasa, Kelurahan Gunung Sahari Utara, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Sabtu (25/4).

Rano berharap Perkupi dapat berkontribusi dalam membangun Jakarta melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Ia mengajak pengurus Perkupi untuk bersosialisasi dan berdiskusi di Balai Kota DKI Jakarta serta merumuskan program yang menjadikan Jakarta kota inklusif dan harmonis.

Rano menegaskan bahwa Jakarta, sebagai pusat perekonomian nasional dan kota global, dibangun dengan keberagaman etnis, suku, dan agama. Ia percaya bahwa keberagaman yang dikelola dengan baik dapat menjadi kekuatan bagi kota.

Dalam upaya menjaga persatuan, Rano dan Gubernur Pramono Anung mendeklarasikan tagline 'Jaga Jakarta'. Mereka juga meluncurkan program 'Jakarta Penuh Warna' yang mencakup berbagai kegiatan budaya dan keagamaan sejak Desember 2025.

Program ini termasuk perayaan Natal, Tahun Baru, Imlek, dan Festival Ramadhan, yang berkontribusi pada peningkatan peringkat Jakarta di dunia. Jakarta kini berada di peringkat 71 kota global dan menjadi kota teraman kedua di Asia Tenggara setelah Singapura.

Rano menambahkan bahwa rangkaian kegiatan tersebut memberikan dampak fiskal hingga Rp 67 triliun dan mendukung strategi Pemprov DKI dalam menghadapi pemotongan dana bagi hasil dari pemerintah pusat. Ia juga mengingatkan pentingnya ketahanan sosial masyarakat dalam menghadapi situasi global yang tidak menentu.