HARIAN NEGERI, Jakarta - Sebanyak 70 warga Kelurahan Kayu Manis, yang terdiri dari kader PKK, pengelola bank sampah, serta pengurus RT/RW dan LMK, mengikuti edukasi tentang pentingnya memilah sampah dari sumbernya pada Sabtu (25/4).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Jakarta Timur, Asosiasi Bank Sampah Indonesia, dan Lions Club, dan dikemas dalam acara Safari 3 AH: Cegah, Pilah, Olah, untuk memperingati Hari Bumi Sedunia.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Jakarta Timur, Fauzi, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam mendukung program bank sampah di wilayah masing-masing. Hal ini diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

Fauzi menambahkan, dari kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat terus mendukung program memilah sampah dari sumbernya.

Dalam acara tersebut, warga juga mendapatkan edukasi mengenai prinsip penanganan sampah dengan metode 3R, yaitu Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), dan Recycle (mendaur ulang).

Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kelurahan Kayu Manis, Indah Susanti, menambahkan bahwa kegiatan ini juga dimeriahkan dengan lomba puisi bertema lingkungan dan berbagai permainan dengan hadiah sarung dan buket uang.

Selain itu, terdapat workshop tentang ECO enzy+biowash, ECO brick, serta pengomposan dan pembuatan tong sampah, serta pemeriksaan gula darah dan pembagian kacamata baca gratis bagi peserta. Indah menegaskan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga, karena dapat menambah pengetahuan tentang program memilah sampah dari sumbernya.