HARIAN NEGERI - Jakarta, Rabu (22/4/2026), Ketua Umum Persatuan Mahasiswa Jambi Jakarta Raya (PERMAJA JAYA) Rian Ariansyah melakukan pertemuan dengan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febriansyah, dalam rangka menindaklanjuti dugaan kasus korupsi pengelolaan anggaran Sekretariat DPRD Kabupaten Merangin periode 2019–2024.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Jakarta tersebut, Ketua Umum PERMAJA JAYA menyampaikan sejumlah temuan dan aspirasi masyarakat terkait dugaan penyimpangan anggaran yang dinilai merugikan keuangan daerah. 

Ia menegaskan bahwa mahasiswa sebagai bagian dari elemen kontrol sosial memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran publik.

“Kami hadir untuk memastikan bahwa laporan dan aspirasi masyarakat yang kami sampaikan kemarin tidak berhenti di meja birokrasi. Dugaan korupsi ini harus diusut tuntas demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi negara,” ujar Rian.

Ketua Umum PERMAJA JAYA juga menyerahkan dokumen pendukung yang berisi indikasi ketidaksesuaian dalam penggunaan anggaran Sekretariat DPRD Kabupaten Merangin, termasuk dugaan mark-up kegiatan, perjalanan dinas fiktif, serta belanja yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

Menanggapi hal tersebut, Jampidsus Febriansyah menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif mahasiswa dalam mengawal isu pemberantasan korupsi. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan menelaah laporan yang disampaikan dan memastikan proses penegakan hukum berjalan sesuai prosedur.

“Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap laporan yang masuk dengan profesional dan berdasarkan bukti yang kuat. Peran serta masyarakat, termasuk mahasiswa, sangat penting dalam mendukung upaya pemberantasan korupsi,” ungkap Febriansyah.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong proses hukum yang transparan dan berkeadilan, sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa pengawasan publik terhadap penggunaan anggaran daerah terus berjalan.

PERMAJA JAYA menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga integritas dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara.