HARIAN NEGERI, Jakarta - Musyawarah Besar (Mubes) V KOSGORO 1957 yang berlangsung pada 5–7 Juni 2026 telah sukses diselenggarakan sebagai forum tertinggi organisasi dalam menentukan arah kepemimpinan dan masa depan KOSGORO 1957.
Dalam proses demokrasi yang berlangsung secara terbuka, aspiratif, dan penuh semangat kekeluargaan, Ibu Sari Yuliati atau yang biasa disapa Mama Sari berhasil memperoleh dukungan mayoritas mutlak dari peserta Mubes dan resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) KOSGORO 1957 periode 2026–2031.
Kemenangan Sari Yuliati menjadi refleksi kuat atas kepercayaan kader terhadap kapasitas, pengalaman, serta visi besar yang diusungnya untuk membawa KOSGORO 1957 semakin maju, modern, dan relevan dengan tantangan zaman.
Berdasarkan hasil konsolidasi organisasi menjelang hingga pelaksanaan Mubes, dukungan terhadap Sari Yuliati tercatat mencapai lebih dari 70 persen, baik dari unsur Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) KOSGORO 1957 maupun berbagai organisasi yang berhimpun dalam keluarga besar Gerakan KOSGORO 1957.
Sejak awal tahapan Mubes hingga proses pemilihan berlangsung, Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa KOSGORO 1957 (DPP HIMA KOSGORO 1957) secara konsisten dan penuh komitmen memberikan dukungan kepada Sari Yuliati.
Dukungan tersebut lahir dari keyakinan bahwa kepemimpinan beliau mampu menghadirkan transformasi organisasi yang berorientasi pada penguatan kaderisasi, konsolidasi kelembagaan, serta pemberdayaan generasi muda sebagai pilar utama masa depan KOSGORO 1957.
Ketua Umum DPP HIMA KOSGORO 1957, Jihan Abdullah, menyampaikan bahwa terpilihnya Sari Yuliati merupakan kemenangan seluruh kader KOSGORO 1957 yang menginginkan organisasi semakin solid dan mampu menjawab tantangan zaman terutama bagi kalangan gen z yang punya harapan besar bagi mama sari.
"Perhelatan Mubes V KOSGORO 1957 telah menunjukkan bahwa demokrasi dapat berjalan secara sehat, bermartabat, dan menjunjung tinggi nilai-nilai musyawarah. Kami mengucapkan selamat kepada Ibu Sari Yuliati atas amanah yang diberikan oleh mayoritas kader. Sejak awal, HIMA KOSGORO 1957 telah memberikan dukungan secara konsisten karena kami meyakini beliau memiliki kapasitas, pengalaman, dan visi yang dibutuhkan untuk membawa KOSGORO 1957 menjadi organisasi yang semakin kuat dan progresif," ujar Jihan Abdullah saat ditemui tim media, Sabtu (6/6/2026).
Menurutnya, Mubes V bukan sekadar proses pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum konsolidasi nasional seluruh keluarga besar KOSGORO 1957. Oleh karena itu, seluruh kader diharapkan kembali bersatu dan bergotong royong mendukung kepemimpinan baru demi mewujudkan cita-cita organisasi.
HIMA KOSGORO 1957 menilai bahwa agenda besar yang selama ini disampaikan Sari Yuliati, yakni penguatan kaderisasi berkualitas, modernisasi organisasi, serta konsolidasi hingga tingkat daerah, merupakan langkah strategis yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan perkembangan teknologi saat ini.
Bagi generasi muda KOSGORO 1957, kepemimpinan Sari Yuliati diharapkan mampu membuka ruang yang lebih luas bagi kader Gen Z untuk berkontribusi dalam proses pembangunan organisasi. Kehadiran generasi muda dalam berbagai lini kepemimpinan menjadi penting agar KOSGORO 1957 tetap adaptif, inovatif, dan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa di masa depan.
Selain itu, sosok Sari Yuliati dinilai memiliki kemampuan untuk menjadi jembatan antara pengalaman generasi senior dan semangat inovasi generasi muda. Kolaborasi lintas generasi tersebut diyakini akan memperkuat posisi KOSGORO 1957 sebagai organisasi kemasyarakatan pendiri Partai Golkar yang tetap kokoh menjaga nilai-nilai perjuangan sekaligus responsif terhadap perubahan zaman.
DPP HIMA KOSGORO 1957 juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Mubes V, pimpinan sidang, panitia pelaksana, serta seluruh kader yang telah menjaga suasana demokratis, dan penuh persaudaraan selama pelaksanaannya musyawarah berlangsung walaupun ada sedikit gesekan tapi itu merupakan hal yang lumrah dan bagian dari dinamika musyawarah.
Dengan berakhirnya Mubes V dan terpilihnya Sari Yuliati sebagai Ketua Umum PPK KOSGORO 1957 periode 2026–2031, seluruh elemen organisasi kini memiliki tanggung jawab bersama untuk mengawal pelaksanaan program-program strategis organisasi.
HIMA KOSGORO 1957 menyatakan siap menjadi mitra strategis kepemimpinan baru dalam memperkuat kaderisasi, memperluas konsolidasi organisasi, serta menyiapkan generasi penerus yang memiliki integritas, kapasitas, dan komitmen kebangsaan.
Semangat persatuan pasca-Mubes menjadi modal utama untuk membawa KOSGORO 1957 semakin solid, modern, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat kontribusinya bagi pembangunan bangsa dan negara.


Komentar