HARIAN NEGERI, Jakarta - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta bergerak cepat menangani penumpukan sampah di sejumlah titik dalam kota yang terjadi usai libur Lebaran, serta sebagai dampak dari insiden longsor di TPST Bantargebang.
Langkah percepatan ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan warga tetap terjaga, sekaligus sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memberikan pelayanan publik yang optimal.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, kondisi tersebut memang berdampak pada penyesuaian operasional pengangkutan sampah menuju TPST Bantargebang. Salah satunya melalui pengaturan waktu pengangkutan (shifting) untuk mencegah antrean truk dan kepadatan di area maupun akses menuju lokasi.
Ia menyampaikan, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta tidak melakukan pembatasan kuota pengiriman sampah, melainkan mengoptimalkan proses distribusi melalui pengaturan sistem kerja dan sif pengangkutan truk sampah yang lebih terukur.
Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta melakukan penanganan intensif di sejumlah titik yang sebelumnya mengalami penumpukan seiring dengan percepatan pengangkutan. Di TPS Kali Anyar, proses pengosongan telah rampung dan kondisi lokasi kini sudah bersih dan steril.
Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menargetkan dalam pekan ini operasional pengangkutan sampah ke TPST Bantargebang dapat kembali normal. Sisa sampah pasca arus balik Lebaran juga diupayakan segera tertangani dan didistribusikan ke fasilitas pengolahan, termasuk TPST Bantargebang dan RDF Plant.


Komentar