HARIAN NEGERI, Jawa Barat - Jumlah calon jemaah haji asal Kabupaten Bandung tahun ini hanya 582 orang, mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Penurunan ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah yang berkomitmen untuk meningkatkan kuota di masa mendatang.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menyampaikan bahwa kuota biasanya sekitar 2.500 jemaah setiap tahun, namun tahun ini mengalami penurunan drastis.

"Walaupun kuota berkurang, semangat pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah tetap tidak berubah," ujar Bupati.

Para calon jemaah haji mengikuti bimbingan manasik haji tingkat kabupaten sebagai bagian dari persiapan keberangkatan.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bandung, Dudi Suryadarma, menjelaskan pentingnya manasik haji dalam persiapan jemaah secara spiritual dan teknis.

Dari total 582 jemaah yang akan berangkat, mayoritas perempuan dengan jumlah 315 orang dan laki-laki 267 orang, dengan variasi usia mulai dari 14 hingga 90 tahun.

Tema manasik haji tahun ini mengusung inklusivitas, fokus pada kelompok lansia, disabilitas, dan perempuan, dengan harapan kualitas pelaksanaan ibadah haji tetap terjaga meskipun kuota menurun.