HARIAN NEGERI - Polisi masih menyelidiki insiden penganiayaan yang menyebabkan tuan rumah hajatan pernikahan tewas dianiaya preman kampung di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Korban dadang (56) tewas dikeroyok preman kampung karena tidak memberi minuman keras (miras) kepada pelaku. Insiden tragis terjadi di Kampung Cikumpay PTPN, Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Sabtu (4/4/2026).Kasi Humas Polres Purwakarta, AKP Enjang Sukandi mengatakan, korban dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong.
Jenazah korban dibawa ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk visum. Peristiwa ini viral di media sosial dan mendapat kecaman dari netizen yang menuntut penangkapan pelaku.Dadang (58) menggelar pesta pernikahan anaknya dengan meriah. Saat pemuda preman kampung meminta minuman keras, korban menolak.
Para pelaku marah dan melakukan pengeroyokan. Saksi menyebut para preman meminta uang untuk miras namun ditolak oleh korban.Kejadian ini menunjukkan perlunya keamanan dan ketertiban dalam acara publik. Kekerasan yang terjadi harus ditindak tegas agar masyarakat merasa aman.
Polisi diharapkan segera menangkap pelaku untuk pertanggungjawaban hukum.


Komentar