HARIAN NEGERI, Jawa Barat - Pemerintah Kota Bandung memperketat pengawasan pembangunan Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (IPT) tahap IV yang mencakup 16 ruas jalan. Langkah ini bertujuan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan di tengah padatnya pekerjaan infrastruktur.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan pentingnya kontrol terhadap proyek IPT demi keselamatan publik. Koordinasi lintas sektor dianggap kunci utama untuk menghindari risiko ketidaksinkronan dalam pelaksanaan proyek.

Farhan menyoroti perlunya mengutamakan aspek keselamatan dan kenyamanan masyarakat dalam setiap pekerjaan di ruang publik. Pembangunan IPT tahap IV telah mencakup 16 ruas jalan di Kota Bandung.

Pemerintah Kota Bandung akan segera mengumumkan daftar lengkap ruas jalan yang terlibat dalam proyek pembangunan Infrastruktur. Farhan menekankan pentingnya koordinasi agar tidak ada lagi miskomunikasi yang dapat mengganggu kelancaran proyek.

Langkah tegas dilakukan dengan memastikan seluruh pelaksanaan proyek berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung. Monitoring langsung terhadap pembangunan IPT tahap IV telah dilakukan untuk memastikan keselamatan masyarakat terjaga.