HARIAN NEGERI, Jakarta - Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, menegaskan pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktur di Jakarta. Ia menyatakan bahwa pembangunan tidak hanya harus terfokus pada kawasan wisata utama, tetapi juga harus menjangkau wilayah penunjang.

Yuke menekankan bahwa pembenahan infrastruktur seperti akses jalan, penerangan, trotoar, dan konektivitas menuju transportasi publik perlu dilakukan secara merata. Hal ini bertujuan agar tidak hanya kawasan ikonik seperti Blok M yang mendapatkan perhatian.

"Jakarta sebagai kota global seharusnya tidak hanya fokus pada pusat-pusat wisata, tetapi juga memastikan wilayah lain memiliki infrastruktur yang memadai," ujarnya pada Selasa (28/4).

Komisi D mendukung program Pemprov DKI dalam membenahi kawasan strategis lainnya. Namun, perhatian terhadap area pendukung juga dianggap penting untuk menjaga konektivitas dan kenyamanan masyarakat.

Selain pemerataan, Yuke juga mengingatkan akan pentingnya kualitas material dan pengawasan dalam pembangunan jalan. Ia menilai bahwa perbaikan jalan tidak cukup hanya dengan penambalan jika masalah mendasar belum diselesaikan.

"Sering kali jalan sudah diperbaiki, tetapi kembali rusak karena masalah di bawahnya, seperti saluran air yang tidak baik atau kondisi tanah yang labil. Ini harus dituntaskan terlebih dahulu agar hasilnya lebih tahan lama," jelasnya.

Yuke juga menekankan perlunya langkah proaktif dari petugas lapangan untuk melakukan pemantauan rutin. Ia berharap kerusakan kecil dapat segera ditangani tanpa menunggu laporan dari masyarakat, terutama memanfaatkan momentum musim kemarau untuk perbaikan yang lebih maksimal.