HARIAN NEGERI, Jakarta – Petinju kelas super welter (69,8 kg), Brandon Adams, dilarikan ke rumah sakit menjelang sesi timbang untuk laga eliminasi gelar International Boxing Federation (IBF) melawan Caoimhin Agyarko di Las Vegas, Amerika Serikat, Sabtu (11/4).
Manajer Adams, Mark Habibi, mengungkapkan bahwa petinjunya mengalami kondisi darurat pada pagi hari sebelum pertandingan.
“Adams mengalami nyeri dada pagi ini dan pingsan di kamar hotelnya lalu dilarikan ke rumah sakit. Saat ini ia telah dirawat dan sedang menjalani evaluasi. Detail lebih lanjut akan menyusul,” ujar Habibi dalam laporan media tinju The Ring.
Ia menambahkan, Adams merasa sangat kecewa karena tidak dapat tampil dalam pertarungan penting tersebut. Selama kamp pelatihan, petinju berusia 36 tahun itu disebut telah mempersiapkan diri secara maksimal dan berharap bisa segera mendapatkan kesempatan merebut gelar juara dunia.
Habibi juga menyebut Adams turut berempati kepada Agyarko yang telah melakukan perjalanan jauh untuk menjalani laga tersebut.
“Dia berharap dapat mewujudkan pertarungan ini segera setelah pulih,” katanya.
Adams sebelumnya mencatatkan kemenangan angka atas Serhii Bohachuk dalam laga ulang pada September 2025, yang memperkuat rekornya menjadi 26 kemenangan (16 KO) dan empat kekalahan.
Di sisi lain, Agyarko mengaku terpukul atas pembatalan laga tersebut. Melalui media sosial, petinju asal Irlandia itu menyampaikan harapannya agar Adams segera pulih.
“Pertama, saya berharap Brandon Adams baik-baik saja dan cepat pulih. Kedua, impian saya telah hancur. Saya telah mencurahkan segenap hati dan jiwa saya ke dalam kamp pelatihan dan pertarungan ini,” ujar Agyarko.
Ia menjelaskan telah menjalani latihan intensif selama 14 minggu, jauh dari keluarga, serta mengeluarkan biaya besar demi persiapan laga di Amerika Serikat.
“Kini saya tidak bisa mewujudkan impian Amerika saya. Saya tidak dibayar dan tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Namun saya yakin suatu hari nanti saya akan menjadi juara dunia,” lanjutnya.
Meski demikian, Agyarko menegaskan tekadnya tidak goyah. Ia berjanji akan segera kembali ke ring dan terus mengejar mimpinya menjadi juara dunia.
“Saya sedang terluka saat ini, tetapi saya akan segera kembali dan saya akan menjadi juara dunia,” tegasnya.
Agyarko sendiri terakhir meraih kemenangan angka atas Ishmael Davis pada September 2025, sekaligus mempertahankan rekor tak terkalahkannya dengan 18 kemenangan (tujuh KO).


Komentar