HARIAN NEGERI, Jakarta - World Boxing Council (WBC) mengumumkan juara dunia interim kelas bantam putri (53,5 kg), Skye Nicolson, akan kembali naik ring untuk mempertahankan gelarnya menghadapi Mariah Turner di Australia.

Dalam pernyataan resminya, WBC menegaskan bahwa pertarungan ini bukan sekadar perebutan sabuk, tetapi juga momentum penting untuk membangun dominasi di divisi yang masih berkembang di panggung global.

Bertarung di hadapan publik sendiri, Nicolson berambisi memperkuat statusnya sebagai salah satu petinju terdepan di kelas bantam putri. Ia dikenal dengan gaya bertarung berbasis teknik tinggi, kontrol jarak, serta kecerdasan membaca permainan yang membuatnya mampu mendominasi lawan secara konsisten.

Sebagai juara interim, Nicolson memikul tanggung jawab untuk menegaskan posisinya di puncak sekaligus membuka jalan menuju gelar juara dunia penuh. Rekornya yang mencatatkan 15 kemenangan (tiga KO) dan satu kekalahan menjadi bukti konsistensinya di atas ring.

Namun, tantangan berat datang dari Turner. Petinju asal Selandia Baru itu membawa rekor 12 kemenangan (enam KO) dan satu kekalahan, serta dikenal dengan gaya bertarung agresif yang mengandalkan kekuatan pukulan.

Perbedaan gaya antara keduanya diprediksi akan menjadi daya tarik utama. Nicolson dengan pendekatan taktis dan presisi tinggi akan diuji oleh tekanan konstan yang kemungkinan diberikan Turner sepanjang pertarungan.

WBC menilai laga ini tidak hanya menentukan masa depan gelar interim, tetapi juga berpotensi membentuk arah perkembangan divisi bantam putri yang semakin kompetitif di kancah internasional.