HARIAN NEGERI, Jakarta - Pimpinan Pusat Perempuan Indonesia Maju (PIM) terus memperluas jaringan dan kolaborasi internasional dengan mengukuhkan kepengurusan PIM untuk wilayah Amerika Serikat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran perempuan Indonesia di tingkat global.

Ketua Umum PIM, Lana T. Koentjoro, mengatakan PIM ingin hadir tidak hanya di Indonesia, tetapi juga menjadi wadah pemersatu perempuan Indonesia yang berada di berbagai negara.

“PIM ingin hadir tidak hanya di Indonesia, tetapi juga menjadi wadah pemersatu perempuan Indonesia di berbagai negara. Dengan jejaring internasional yang kuat, kita dapat saling mendukung, berbagi pengalaman, serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas,” kata Lana dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Menurutnya, penguatan jaringan global merupakan bagian penting dari visi organisasi dalam mendorong perempuan Indonesia agar semakin berdaya, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi nyata di berbagai sektor, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Ketua PIM Amerika Serikat, Gaby Hasnan, menyampaikan apresiasi kepada DPP PIM atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut di Negeri Paman Sam.

Ia mengatakan PIM Amerika Serikat akan fokus mengembangkan program-program yang berkaitan dengan budaya, keimigrasian, dan pemberdayaan ekonomi perempuan Indonesia di luar negeri.

“Kita akan concern di bidang budaya, keimigrasian, dan akan menjadi jembatan bagi UMKM Indonesia yang ingin merambah pasar mancanegara, termasuk Amerika Serikat,” ujar Gaby Hasnan.

Dukungan terhadap langkah PIM juga datang dari Kongres Wanita Indonesia (Kowani). Ketua Umum Kowani, Nannie Hadi Tjahyanto, menilai perluasan jejaring internasional yang dilakukan PIM sejalan dengan rencana Kowani untuk membentuk Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN) di sejumlah negara.

“Kita bisa berjalan bersama. Kowani sebagai induk organisasi perempuan tentu dengan senang hati akan bekerja sama dengan PIM dalam rangka menyongsong 100 tahun Kowani,” kata Nannie Hadi Tjahyanto.