HARIAN NEGERI - Jakarta, Sabtu (25/4/2026), Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PW SEMMI) Jakarta Raya secara resmi menyatakan dukungan penuh atas langkah berani Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, dalam menertibkan aset-aset negara. Langkah ini berkaitan dengan upaya pengamanan lahan berstatus Hak Pengelolaan (HPL) milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang saat ini tengah dalam proses penataan kembali.

Ketua Umum SEMMI Jakarta Raya, Yanto, menegaskan bahwa tindakan tegas yang dilakukan merupakan bukti nyata bahwa negara hadir dan tidak boleh kalah oleh kekuatan kelompok mana pun yang mencoba menguasai aset publik secara tidak sah.

"Negara Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto sangat menghormati hukum serta tegas dalam melakukan penindakan terhadap para pihak yang dinilai merugikan negara. Kami di PW SEMMI Jakarta Raya menyatakan akan berdiri di garis terdepan dalam membela masyarakat dan negara guna memastikan aset-aset negara kembali berfungsi untuk kepentingan rakyat luas," ujar Yanto.

Yanto menekankan bahwa kepastian hukum di atas tanah negara adalah hal yang mutlak. Ia juga menyoroti bahwa lahan yang menjadi objek pengamanan tersebut merupakan aset sah dengan status Hak Pengelolaan (HPL) atas nama PT KAI. Oleh karena itu, segala bentuk hambatan dalam pemanfaatan lahan tersebut harus segera dibersihkan.

“Kami mendukung penuh upaya Kementerian dalam mengidentifikasi dan mengambil alih kembali lahan HPL PT KAI yang selama ini berada dalam dugaan penguasaan kelompok tertentu. Tidak boleh ada kekuatan di luar negara yang merasa memiliki wewenang lebih tinggi atas tanah negara,” tegasnya.

“Jika hal ini dibiarkan, maka program pembangunan rumah rakyat yang dicanangkan pemerintah akan terhambat,” lanjutnya.

Sebagai organisasi mahasiswa yang berakar pada kepentingan umat dan bangsa, PW SEMMI Jakarta Raya menilai keberanian Menteri Maruarar Sirait sebagai preseden positif bagi penegakan hukum agraria di Indonesia. Yanto memastikan bahwa seluruh kader SEMMI di wilayah Jakarta akan mengawal proses ini hingga tuntas.

"SEMMI Jakarta Raya tidak akan tinggal diam melihat aset negara dikuasai secara sepihak. Kami siap menjadi benteng dalam mendukung kebijakan pemerintah yang pro-rakyat. Keberanian Menteri Maruarar dalam mengeksekusi lahan-lahan yang dinilai sulit selama ini adalah langkah yang patut kita apresiasi dan dukung bersama demi tegaknya keadilan sosial," pungkasnya.