HARIAN NEGERI, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan groundbreaking revitalisasi Pasar Gardu Asem di Jakarta Pusat dan Pasar Kramat Jaya di Jakarta Utara. Langkah ini merupakan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memodernisasi 153 pasar tradisional di bawah Perumda Pasar Jaya.

Pramono menegaskan peran strategis pasar tradisional sebagai pusat interaksi sosial dan ekonomi warga. Transformasi pasar tidak hanya pada fisik bangunan, tapi juga sistem transaksi non-tunai untuk mencegah tindakan kriminal.

Implementasi transaksi non-tunai dan revitalisasi pasar tradisional di Jakarta diharapkan menjadi contoh kerja sama pemerintah daerah dan BUMD dalam meningkatkan ekonomi.

Pembangunan Pasar Kramat Jaya dan Gardu Asem menggunakan dana PMD. Pasar dilengkapi fasilitas modern seperti mushola, toilet umum, CCTV, dan area parkir untuk meningkatkan layanan masyarakat.

Pasar Kramat Jaya ditargetkan selesai akhir Januari 2027, Gardu Asem akhir Maret 2027. Pasar Gardu Asem akan dibangun dengan kapasitas 80 kios dan 128 los, sementara Pasar Kramat Jaya akan memiliki 49 kios dan fasilitas olahraga di lantai dua.