HARIAN NEGERI -
Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi menegaskan komitmen penguatan kemitraan strategis antara Jepang dan Indonesia setelah pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Tokyo. Kemitraan ini dianggap strategis dalam mewujudkan kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.
PM Takaichi menyampaikan kesepakatan untuk memperkuat kerja sama ekonomi, termasuk dukungan terhadap pengembangan industri Indonesia dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, terutama dalam sektor AI.
Kerja sama juga diperluas pada sektor maritim dan penanggulangan bencana.
Kedua negara sepakat untuk kolaborasi dalam pengelolaan sumber daya dan energi, termasuk melalui Asia Zero Emission Community (AZEC) Initiative. Di bidang keamanan, fokus pada peningkatan kapasitas Angkatan Laut serta keamanan maritim.
Baca Juga:
BBM
Jepang dan Indonesia juga membahas isu regional dan global, seperti situasi di Timur Tengah, Laut Cina Selatan, dan respons terhadap Korea Utara. Kedua negara menegaskan pentingnya kerja sama dalam menjaga stabilitas kawasan dan ketahanan energi global.
PM Takaichi mengapresiasi solidaritas Indonesia terhadap bencana Gempa Bumi Besar Jepang Timur.
Komunikasi yang erat antara pemimpin dan Menteri Luar Negeri diharapkan memperkuat kemitraan komprehensif dan strategis kedua negara.


Komentar