HARIAN NEGERI - SUMEDANG, (15 Mei 2026), Ikatan Mahasiswa Muslim Psikologi Indonesia (IMAMUPSI) Regional 2 Jawa Barat resmi menggelar agenda akbar Musyawarah Nasional (Munas) XX. Bertempat di Aula Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran (Unpad), perhelatan ini menjadi episentrum konsolidasi mahasiswa psikologi muslim se-Indonesia untuk merumuskan arah baru organisasi yang lebih berdaya dan beradab.
Munas XX tahun ini mengusung tema besar "Integrasi Psikologi dan Nilai Keislaman dalam Mewujudkan Kepemimpinan Mahasiswa yang Berdaya dan Beradab". Tema ini mencerminkan komitmen IMAMUPSI untuk melahirkan kader-kader yang tidak hanya cakap secara keilmuan sains, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kokoh.
Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, dirancang untuk memberikan dampak komprehensif, baik secara internal organisasi maupun kemanfaatan bagi masyarakat luas:
- Bandung City Tour (14 Mei): Sebagai pembuka, para delegasi diajak mendalami filosofi budaya dan sejarah melalui kunjungan ke ikon Jawa Barat, termasuk Masjid Raya Al-Jabbar dan kawasan tempat bersejarah lainnya.
- Seminar Nasional Psikologi Islam (15 Mei): Mengangkat isu krusial "Ikhtiar Psikologi Islam dalam Menjawab 28 Juta Jiwa Indonesia dengan Masalah Kejiwaan", menghadirkan pakar untuk memberikan solusi nyata atas krisis kesehatan mental nasional.
- Sidang Musyawarah Nasional (15-17 Mei): Forum pengambilan keputusan tertinggi yang mencakup laporan pertanggungjawaban nasional serta suksesi kepemimpinan untuk periode mendatang.
Ketua Pelaksana Munas XX, Armando Gani Muslim, menyatakan bahwa esensi dari seluruh rangkaian kegiatan ini adalah pembuktian bahwa psikologi Islam mampu menjadi jawaban atas tantangan zaman.
“Munas XX adalah momentum bagi kita semua untuk merefleksikan kembali peran mahasiswa psikologi muslim di tengah masyarakat. Melalui rangkaian agenda di Unpad ini, kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan dan kepemimpinan yang lahir benar-benar berlandaskan pada integritas ilmu dan adab. Ini bukan sekadar seremoni, melainkan ikhtiar kolektif untuk membumikan nilai-nilai Islam dalam praktek psikologi di Indonesia,” ujar Armando Gani.
Senada dengan hal tersebut Ketua Korwil Imamupsi Regional 2 periode 2026-2027, Syahdan Azmi Asadulloh, menegaskan peran strategis forum ini bagi identitas mahasiswa:
“Munas XX adalah wadah penguatan identitas mahasiswa psikologi muslim sebagai agen perubahan. Di tengah krisis kesehatan mental dan moral, IMAMUPSI hadir untuk membuktikan bahwa Psikologi Islam berkontribusi nyata dalam membangun kepemimpinan masa depan yang berintegritas dan beradab,” ungkap Syahdan Azmi.
Keberhasilan acara MUNAS XX ini tidak terlepas dari kolaborasi dan sinergi tim kepanitiaan dari berbagai institusi besar, seperti Fakultas Psikologi Unpad, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Universitas Muhammadiyah Bandung, dan UNISBA. Sinergi ini mencerminkan inklusivitas dan profesionalisme mahasiswa psikologi muslim dalam mengelola agenda berskala nasional.
Acara yang dihadiri sekitar 100 orang ini diharapkan dapat melahirkan arah kebijakan baru yang akan membumikan Psikologi Islam sebagai pilar penting dalam pembangunan manusia di Indonesia.


Komentar