HARIAN NEGERI -

Presiden Prabowo Subianto mengundang Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli ke Istana Merdeka, Jakarta, pada. Dalam pertemuan ini, Menaker menyampaikan perkembangan program strategis ketenagakerjaan, khususnya dalam pengembangan kompetensi dan pelatihan vokasi bagi angkatan kerja nasional.Menaker melaporkan bahwa program Magang Nasional telah menyelesaikan batch pertama dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 14 ribu orang. Ia juga menyampaikan hasil evaluasi dari program tersebut, termasuk sertifikasi gratis yang diberikan kepada peserta di balai-balai Kementerian Ketenagakerjaan.Yassierli menambahkan bahwa peserta magang batch pertama sedang mempersiapkan diri untuk mendapatkan sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Ia menyatakan bahwa Presiden memberikan respons positif terhadap laporan tersebut.Menaker juga membahas rencana penambahan kuota untuk program magang nasional. Ia menjelaskan bahwa hasil evaluasi dan rekomendasi dari program yang telah berjalan akan ditindaklanjuti dengan kementerian terkait, termasuk Kementerian Keuangan dan Menko Perekonomian.Selain itu, Menaker melaporkan mengenai pelaksanaan pelatihan vokasi nasional batch pertama yang saat ini sedang berlangsung.

Program ini ditujukan untuk dua kelompok sasaran, yaitu lulusan perguruan tinggi serta lulusan SMA dan SMK, dengan total peserta sebanyak 10.500 orang.Menaker menekankan bahwa pelatihan vokasi merupakan solusi strategis untuk meningkatkan kompetensi angkatan kerja nasional.

Dukungan dari sebaran balai pelatihan Kementerian Ketenagakerjaan di berbagai daerah menjadi faktor penting dalam pelaksanaan program ini.Program ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja nasional dan mempercepat penciptaan lapangan kerja yang berkualitas. Hal ini diharapkan dapat menjadi salah satu prioritas di tahun 2026.