HARIAN NEGERI, Jakarta - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK DKI Jakarta, Hani Pramono Anung, bersama PT PAM Jaya (Perseroda) meninjau pembagian dan pemasangan toren air gratis di RW 08, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga setempat.

Bantuan toren air ini disambut baik oleh warga, yang merasa sangat terbantu dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Nasrul, salah satu warga RT 16/08, mengungkapkan bahwa toren air sangat membantu keluarganya dalam menyimpan cadangan air bersih.

"Kami selama ini harus membeli air isi ulang untuk kebutuhan minum dan memasak. Adanya toren ini sangat membantu kami," ujar Nasrul pada Senin (20/4). Ia berharap program ini dapat dilanjutkan dan menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.

Purwati, warga lainnya, juga mengungkapkan rasa syukurnya karena kini tidak perlu bergantung sepenuhnya pada pembelian air saat aliran terhenti. Ia menambahkan bahwa harga toren air yang mahal menjadi kendala untuk memilikinya secara mandiri.

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, menjelaskan bahwa toren berkapasitas rata-rata 300 liter ini bertujuan untuk membantu masyarakat, terutama di wilayah dengan tekanan air yang rendah. Saat ini, tekanan air di Koja masih sekitar 0,3 bar, dan kondisi jaringan pipa yang belum optimal memengaruhi distribusi air.

Arief menambahkan bahwa PAM Jaya juga melakukan langkah antisipatif menghadapi potensi kekeringan akibat fenomena El Nino, dengan fokus pada Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Hingga kini, PAM Jaya telah mendistribusikan 320 unit toren di Jakarta Utara dan total 620 unit di Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

Rencana penambahan toren akan ditingkatkan dari 2.000 menjadi 3.000 unit sebagai bagian dari strategi mitigasi kekeringan. Distribusi toren dilakukan secara bertahap dengan target penyelesaian hingga Juni mendatang, melibatkan berbagai elemen masyarakat untuk memastikan pemanfaatan toren berjalan optimal.