HARIAN NEGERI -

Presiden Prabowo Subianto mendorong penguatan iklim investasi nasional untuk mempercepat pertumbuhan investasi dalam negeri secara berkelanjutan. Hal ini disampaikan oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani dalam keterangannya di hadapan awak media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada.Rosan menyampaikan bahwa minat investor terhadap Indonesia tetap tinggi, meskipun situasi geopolitik dunia sedang dinamis.

Realisasi investasi menunjukkan tren positif dengan peningkatan signifikan dalam satu dekade terakhir."Meskipun ada perang dan geokonomi dunia, minat untuk berinvestasi di Indonesia tetap sangat baik.

Ini terbukti dari investasi yang masuk sesuai rencana dan mengalami peningkatan yang signifikan," ujar Rosan.Lebih lanjut, Rosan menyampaikan bahwa Presiden Prabowo menekankan pentingnya menjaga kondisi ini dan mempercepat realisasi investasi dalam negeri.

Kepala Negara meminta agar iklim investasi tetap kondusif dan tidak terhambat oleh regulasi yang tidak efisien."Regulasi yang menghambat harus dihindari. Peraturan yang tidak mendukung investasi sebaiknya tidak diteruskan," jelas Rosan.Rosan juga menekankan bahwa untuk meningkatkan kualitas iklim investasi, Presiden Prabowo mendorong pembenahan kebijakan dengan mengacu pada praktik terbaik internasional.

Ini termasuk perbandingan dengan negara-negara ASEAN dan standar Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).Langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Dengan iklim investasi yang efisien, transparan, dan kompetitif, Indonesia tidak hanya menjaga kepercayaan investor, tetapi juga mempercepat transformasi ekonomi menuju nilai tambah yang lebih tinggi.