HARIAN NEGERI, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sedikitnya 109 jiwa atau 45 kepala keluarga (KK) terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,7 yang mengguncang Sulawesi Tengah pada Selasa.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, berdasarkan data sementara, sebanyak 24 warga mengalami luka ringan dan delapan warga mengalami luka berat akibat gempa tersebut.
“Seluruh data tersebut masih terus diverifikasi dan diperbarui oleh petugas lapangan,” kata Abdul Muhari di Jakarta, Selasa.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat di darat pada koordinat 1,03 derajat Lintang Selatan dan 120,24 derajat Bujur Timur dengan kedalaman 10 kilometer. Episenter gempa berada sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu, 54 kilometer timur laut Kabupaten Sigi, 70 kilometer barat laut Kabupaten Poso, dan 81 kilometer tenggara Kabupaten Donggala.
Kabupaten Sigi menjadi wilayah dengan jumlah warga terdampak terbanyak, yakni sekitar 69 jiwa atau 24 KK. Di daerah tersebut tercatat 21 warga mengalami luka ringan dan delapan warga mengalami luka berat.
Sementara itu, sebanyak 40 jiwa atau 21 KK terdampak di wilayah lain yang masih dalam pendataan. Di Kota Palu terdapat dua warga mengalami luka ringan, sedangkan di Kabupaten Poso satu warga mengalami luka dan masih menjalani pendataan lanjutan.
Wilayah yang terdampak gempa meliputi Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi, Kabupaten Parigi Moutong, dan Kabupaten Poso.
Selain korban jiwa, gempa juga menyebabkan kerusakan pada sedikitnya 64 unit rumah, termasuk empat rumah yang mengalami rusak ringan di Kabupaten Poso. Kerusakan turut terjadi pada empat fasilitas ibadah, empat fasilitas umum, dua jembatan, dua gedung perkantoran, satu tempat usaha, serta satu ruas jalan provinsi yang amblas dan menghubungkan Palu, Sigi, dan Poso.
Di Kabupaten Sigi, tercatat lima rumah terdampak dan tiga rumah mengalami rusak ringan. Satu ruas jalan provinsi di wilayah tersebut juga mengalami kerusakan. Sementara itu, di Kabupaten Parigi Moutong terdapat 15 rumah terdampak.
Di Kota Palu, kerusakan dilaporkan terjadi pada Jembatan III yang mengalami keretakan, satu tempat usaha terdampak, serta satu bangunan hotel mengalami kerusakan.
BMKG mencatat hingga pukul 14.00 WIB telah terjadi 55 kali gempa susulan di sekitar lokasi gempa utama. BNPB mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan mengikuti arahan petugas di lapangan.


Komentar