HARIAN NEGERI, Jawa Barat - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat akan mengevaluasi mutu layanan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) menyusul viralnya kasus bayi nyaris tertukar di ruang NICU. Evaluasi dilakukan untuk memastikan SOP keselamatan pasien berjalan ketat dan tidak terulang.

Kepala Dinkes Jabar, R Vini Adiani Dewi, akan melakukan kunjungan langsung ke RSHS sebagai bagian dari pengawasan. Evaluasi ini merupakan bagian dari fungsi pembinaan Dinkes terhadap fasilitas layanan kesehatan di Jawa Barat.

Aspek yang diperiksa meliputi prosedur pelayanan umum dan keselamatan pasien secara menyeluruh, termasuk alur penyerahan bayi kepada keluarga. Standar keselamatan pasien menjadi prioritas utama dalam sistem pelayanan kesehatan, terutama di ruang kritis seperti NICU.

Kasus telah diselesaikan dengan kesepakatan antara keluarga pasien dan pihak rumah sakit setelah komunikasi langsung. Meski demikian, evaluasi tetap dilakukan sebagai langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Pihak RSHS belum memberikan keterangan resmi terkait insiden hingga Kamis (9/4/2026) sore. Bagian Humas rumah sakit menyatakan masih menunggu arahan pimpinan sebelum menyampaikan pernyataan ke publik.