HARIAN NEGERI, Jawa Barat - Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menegaskan bahwa transformasi pembangunan Kabupaten Bandung akan berfokus pada penguatan desa sebagai fondasi utama. Pernyataan ini disampaikan di Soreang pada Selasa (21/4/2026). Menurutnya, pembangunan desa adalah kunci untuk menciptakan pertumbuhan yang merata dan meningkatkan daya saing daerah.

Konsep "ngarawat lembur" yang diusung menempatkan desa, lingkungan, dan masyarakat sebagai pusat pembangunan. Sementara itu, "ngaronjatkeun jaman" diarahkan untuk mendorong desa agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dengan demikian, masyarakat desa diharapkan dapat berperan aktif dalam proses pembangunan.

Memasuki periode kedua kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Ali Syakieb sejak 20 Februari 2025, Dadang menegaskan komitmennya untuk fokus pada kebutuhan masyarakat desa. Sejumlah capaian makro telah dicapai, termasuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang tercatat mencapai 75,58 poin pada 2025.

Tingkat kemiskinan di Kabupaten Bandung juga menunjukkan penurunan, dengan angka mencapai 6,04 persen dan kemiskinan ekstrem ditekan hingga 0,5 persen. Pertumbuhan ekonomi meningkat menjadi 6,32 persen, yang menunjukkan tren positif di tingkat daerah.

Pemerintah daerah juga membangun lima rumah sakit umum daerah (RSUD) BEDAS untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat desa. Selain itu, kondisi jalan mantap mencapai 65 persen pada 2025 dan ditargetkan meningkat menjadi 74 persen pada 2026.

Berbagai program sosial telah digulirkan, seperti perbaikan rumah tidak layak huni, pembangunan sekolah, serta program beasiswa BESTI dan BIED untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Namun, tantangan dalam pengelolaan sampah yang mencapai sekitar 1.800 ton per hari masih dihadapi.

Pemerintah mendorong penguatan TPST, TPS 3R, program zero waste, serta pengolahan sampah menjadi energi sebagai solusi. Upaya mitigasi bencana juga dilakukan dengan penebaran sekitar 5,2 juta benih di wilayah prioritas untuk pemulihan lingkungan. Dadang mengajak masyarakat desa untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan demi mewujudkan Kabupaten Bandung yang maju, unggul, dan berkelanjutan.