HARIAN NEGERI - Timnas Putri Indonesia harus mengakui keunggulan Singapura setelah menelan kekalahan 0-2 dalam laga FIFA Women's Matchday Juni 2026 di Stadion Arcamanik, Bandung, malam WIB.RADARBANDUNG.id – Timnas Putri Indonesia harus mengakui keunggulan Singapura setelah menelan kekalahan 0-2 dalam laga FIFA Women’s Matchday Juni 2026 di Stadion Arcamanik, Bandung, malam WIB.Dua gol Singapura yang tercipta pada babak pertama menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut.Danielle Tan membuka keunggulan tim tamu pada menit kesembilan sebelum Nicolle Lim menggandakan skor pada menit ke-22.Hasil ini menjadi catatan yang kurang memuaskan bagi skuad Garuda Pertiwi yang sebelumnya menatap pertandingan dengan optimisme tinggi.Bermain di hadapan publik sendiri, Indonesia sebenarnya berupaya memberikan perlawanan sepanjang laga. Namun, upaya untuk mengejar ketertinggalan gagal membuahkan hasil hingga peluit panjang dibunyikan.Pelatih Timnas Putri Indonesia, Satoru Mochizuki, mengaku kecewa dengan hasil yang diraih anak asuhnya. Ia bahkan menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukung yang telah memberikan dukungan kepada tim.“Saya ingin meminta maaf dan saya merasa sangat sedih karena walaupun kita bermain di kandang tetapi kita kalah dalam pertandingan hari ini,” ujar Mochizuki seusai laga.Meski demikian, pelatih asal Jepang tersebut tetap mengapresiasi kerja keras para pemain selama pertandingan.

Menurutnya, para pemain sudah berjuang maksimal dan berusaha menjalankan instruksi yang diberikan tim pelatih.Mochizuki menilai salah satu faktor yang memengaruhi hasil pertandingan adalah kesulitan tim dalam menemukan ritme permainan sejak awal laga. Kondisi tersebut membuat Indonesia gagal mengembangkan permainan terbaiknya.“Kalau dilihat dari latihan terakhir, pemain sebenarnya sudah bisa bermain dan membawa bola dengan baik. Tetapi hari ini kami kesulitan memulai pertandingan untuk mendapatkan ritme yang bagus,” kata Mochizuki.Ia menambahkan, evaluasi lebih mendalam akan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti menurunnya performa tim dibandingkan saat sesi latihan.

Menurutnya, sejumlah aspek teknis dan mental perlu dibedah agar Timnas Putri Indonesia bisa tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.Kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah bagi Garuda Pertiwi dalam upaya meningkatkan konsistensi permainan di level internasional. Tim pelatih diharapkan segera melakukan evaluasi guna mempersiapkan tim menghadapi agenda pertandingan selanjutnya melawan Kamboja. (pra)