HARIAN NEGERI - Tim Redaksi Harian Negeri telah melakukan penelusuran fakta mendalam terkait informasi yang beredar luas dengan judul '[SALAH] Salah, Prabowo Sebut Indonesia Jadi Kelinci Percobaan Vaksin TBC'. Berdasarkan pantauan kami, isu ini telah memicu beragam tanggapan dari netizen di berbagai platform media sosial. Hasil Pemeriksaan Fakta Setelah melakukan kroscek data dan memverifikasi sumber-sumber terkait, kami menemukan adanya ketidaksesuaian antara narasi yang beredar dengan fakta yang ada di lapangan.
Tim Redaksi berupaya menyajikan klarifikasi agar masyarakat tidak terjebak dalam informasi yang menyesatkan.
Dalam unggahan menampilkan cuplikan video pidato Prabowo menyebutkan macam-macam vaksin dan membahas terkait komitmen Bill Gates untuk membantu Indonesia di bidang kesehatan. “Beliau sedang kembangkan vaksin TBC untuk dunia, tapi Indonesia akan jadi salah satu tempat yang akan diuji coba. Dan kita harus mengetahui bahwa TBC memakan korban kita cukup besar, yang meninggal hampir 100 ribu setiap tahun.
Dan itu tekad kita untuk menurunkan dan beliau menunjukkan komitmen beliau untuk terus bantu kita di bidang itu. Juga untuk beliau sedang kembangkan vaksin malaria. Jadi pada dasarnya, saya menyampaikan komitmen-komitmen beliau untuk membantu kita mengendalikan penyakit sangat berbahaya yang endemik di negara kami.
Dan kejayaan vaksin polio. Dan kami menanti-nantikan penyebab malaria dan TBC, yang saya pikir tidak akan terlalu jauh di masa depan.” Begitu narasi yang diucapkan Prabowo dalam video. #gpt-inline3-passback{text-align:center;} Sampai artikel ini ditulis pada , unggahan tersebut telah mendapatkan 8 likes, 13 komentar, dan 680 kali tayangan.
Kolom komentar terbagi dua sebagian warganet menyatakan menolak vaksin dan sebagian lainnya menyebutkan bahwa pemerintah memiliki tujuan untuk menurunkan angka kematian akibat TBC. #gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Periksa Fakta Indonesia Jadi Kelinci Percobaan. foto/hotline periksa fakta
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap penyebaran berita palsu atau hoaks. Selalu lakukan verifikasi mandiri dan hanya merujuk pada informasi resmi guna menghindari kerugian akibat disinformasi digital yang marak terjadi.
Rujukan Informasi: Lihat Data Sumber Asli


Komentar