HARIAN NEGERI - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta menyiapkan rekayasa lalu lintas (lalin) dan layanan transportasi bagi masyarakat dalam rangka penyelenggaraan Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi Tahun 2026 yang akan berlangsung di Plaza Monumen Nasional (Monas) Sisi Selatan, Jakarta Pusat, pada Jumat (19/6), pukul 17.00–22.00 WIB."Petugas juga akan bersiaga di sejumlah titik,"Kepala Dishub Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaluddin mengatakan, pihaknya akan menyiagakan 88 petugas, menerapkan rekayasa lalu lintas, memberikan layanan transportasi umum, serta menyiapkan lokasi kantong parkir guna mendukung kelancaran mobilitas peserta kegiatan maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan pada saat kegiatan berlangsung.“Kami telah menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk memastikan kegiatan berjalan lancar tanpa mengganggu mobilitas masyarakat. Petugas juga akan bersiaga di sejumlah titik untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan memberikan informasi kepada pengguna jalan,” ujar Budi, Rabu (17/6).Untuk mendukung kelancaran kegiatan, akan dilakukan rekayasa lalu lintas secara situasional pada Jalan Medan Merdeka Selatan sisi utara arah dari barat (Tanah Abang) maupun utara (Kota) menuju timur (Senen) dengan mengutamakan kelancaran mobilitas masyarakat dan keselamatan pengguna jalan.Pengguna jalan dapat menggunakan rute alternatif sebagai berikut:1.

Dari Harmoni menuju Bundaran HI melalui Jalan Majapahit–Jalan Medan Merdeka Barat–Jalan MH Thamrin dan seterusnya;2.

Dari Harmoni menuju Tugu Tani melalui Jalan Ir H Juanda–Jalan Pos–Jalan Gedung Kesenian–Jalan Lapangan Banteng Utara–Jalan Lapangan Banteng Barat–Jalan Taman Pejambon–Jalan Pejambon–Jalan Medan Merdeka Timur–Jalan M.I. Ridwan Rais dan seterusnya;3.

Dari Harmoni menuju Stasiun Gambir melalui Jalan Majapahit–Jalan Medan Merdeka Barat–Jalan MH Thamrin–Jalan Kebon Sirih–Jalan MI Ridwan Rais–Jalan Medan Merdeka Timur dan seterusnya;4.

Bundaran HI menuju Harmoni melalui Jalan MH Thamrin–Jalan Medan Merdeka Barat–Jalan Majapahit dan seterusnya atau melalui Jalan MH Thamrin–Jalan Budi Kemuliaan–Jalan Abdul Muis–Jalan Majapahit dan seterusnya;5. Dari Bundaran HI menuju Senen melalui Jalan MH Thamrin–Jalan Medan Merdeka Barat–Jalan Majapahit–Jalan Ir H Juanda–Jalan Pos–Jalan DR Sutomo- Jalan Gunung Sahari Raya dan seterusnya;6. Dari Tanah Abang menuju Tugu Tani melalui Jalan Jatibaru Raya–Jalan Kebon Sirih dan seterusnya;7.

Dari Tugu Tani menuju Tanah Abang melalui Jalan MI Ridwan Rais–Jalan Medan Merdeka Timur–Jalan Medan Merdeka Utara–Jalan Majapahit – Jl. Abdul Muis dan seterusnya;8.

Dari Kramat Salemba menuju Tanah Abang melalui Jalan Kramat Raya–Jalan Pasar Senen–Jalan Gunung Sahari Raya–Jalan Budi Utomo–Jalan Lapangan Banteng Utara–Jalan Katedral–Jalan Ir H Juanda–Jalan Suryopranoto dan seterusnya.Ia menjelaskan, masyarakat yang mengikuti kegiatan dilarang memarkirkan kendaraan di badan jalan dan menggunakan kantong parkir yang telah disediakan di sekitar kawasan Monas, yaitu Pelataran Parkir IRTI Monas, Stasiun Gambir, Lemhannas, Perpustakaan Nasional, Gedung Telkom STO Gambir, Kementerian BUMN, Menara Danareksa, dan Gedung Indosat.“Total kapasitas yang tersedia mencapai 1.840 mobil dan 3.180 motor,” katanya.Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengimbau masyarakat menggunakan transportasi umum yang tersedia menuju Kawasan Monas.

Menurutnya, penggunaan transportasi umum menjadi pilihan terbaik untuk menuju lokasi kegiatan.“Selain lebih praktis, hal ini juga dapat membantu mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar kawasan Monas selama kegiatan berlangsung,” tuturnya.Ia mengatakan, pelayanan Transjakarta tetap beroperasi normal.