HARIAN NEGERI - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat diharapkan meraih posisi enam besar dalam kontestasi Porprov Jawa Barat mendatang.Hal tersebut diungkapkan Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail sebagai harapan kepada kepengurusan KONI baru di bawah kepemimpinan Tobias Ginanjar Sayidina.Jeje mengatakan, kepengurusan baru KONI harus mampu membawa perubahan positif bagi perkembangan olahraga di Bandung Barat di bawah kepemimpinan Tobias.“Kang Tobias memiliki modal yang cukup untuk memimpin organisasi, mulai dari semangat muda hingga latar belakang yang dekat dengan dunia olahraga,” katanya,.Ia menambahkan, Kabupaten Bandung Barat memiliki banyak atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.“Potensi tersebut perlu didukung melalui pembinaan yang berkelanjutan serta kolaborasi antara KONI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga,” katanya.Lebih lanjut ia mengatakan,, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat siap memberikan dukungan bagi pengembangan olahraga prestasi, termasuk dalam memfasilitasi kebutuhan atlet dan cabang olahraga.“Kita tahu Bandung Barat memiliki banyak atlet potensial. Namun tentu mereka membutuhkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk berkolaborasi, bersinergi, dan mendapatkan fasilitas yang memadai,” katanya.Ia menegaskan, Porprov Jawa Barat menjadi agenda terdekat yang harus dipersiapkan secara matang. Karena itu, ia berharap seluruh pengurus KONI dapat segera bekerja menyusun strategi pembinaan atlet demi meraih hasil terbaik.“Insyaallah kami siap bekerja sama untuk sama-sama memajukan olahraga di Bandung Barat.

Target terdekat tentu adalah Porprov.

Semoga kita bisa meraih hasil yang membanggakan,” katanya.Sementara itu, Tobias Ginanjar Sayidina menyatakan siap menjalankan amanah yang diberikan dan langsung bergerak melakukan konsolidasi organisasi serta pemetaan kekuatan cabang olahraga.“Bandung Barat memiliki sejumlah cabang olahraga unggulan. Kita dikenal memiliki prestasi di cabang gulat, dayung, menembak, dan anggar.

Namun masih banyak potensi cabang olahraga lain yang bisa dimaksimalkan,” katanya.Dalam menghadapi Porprov mendatang, Tobias memilih menetapkan target yang realistis.

Setelah mempertimbangkan kondisi yang ada serta waktu persiapan yang tersedia, KONI KBB menargetkan mampu menembus enam besar klasemen akhir.“Insyaallah, mohon doa agar target yang telah ditetapkan bisa tercapai. Dalam menentukan target, kami ingin realistis.

Bermimpi tentu boleh, tetapi kami harus melihat kondisi dan waktu yang tersedia. Saya rasa target masuk enam besar adalah target realistis yang bisa dicapai Bandung Barat pada Porprov mendatang,” katanya.Meski demikian, Tobias memastikan target tersebut bukan menjadi batas akhir perjuangan KONI KBB.

Jika peluang untuk meraih posisi yang lebih tinggi terbuka, pihaknya akan berupaya maksimal mengejarnya.“Kalau memang ada peluang untuk meraih hasil yang lebih baik, tentu akan kami perjuangkan,” tegasnya.Ia juga mengungkapkan pesan khusus yang disampaikan Bupati Bandung Barat saat pelantikan.

Jeje meminta seluruh jajaran KONI yang baru agar tidak terlena dengan seremoni pelantikan dan segera bekerja menyiapkan langkah konkret.“Tadi Pak Bupati sudah berpesan, setelah dilantik jangan ada waktu untuk berleha-leha. Harus langsung gas. Karena itu, setelah pelantikan ini kami akan segera bergerak dan menyiapkan berbagai langkah yang diperlukan,” katanya.

(KRO)