HARIAN NEGERI - Beredar sebuah video di media sosial yang mengklaim bahwa Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, akan memberikan bantuan sosial kepada masyarakat melalui platform Facebook. Video yang diposting oleh akun bernama "Bantuan Masyarakat" tersebut mengajak warganet untuk mengikuti dan menjawab kebutuhan bantuan mereka, namun klaim ini terbukti sebagai hoaks.

Hasil Cek Fakta

Tim Cek Fakta Harian Negeri melakukan penelusuran terhadap konten yang beredar tersebut. Diketahui bahwa video yang diklaim sebagai pernyataan resmi Prabowo Subianto adalah hasil rekayasa kecerdasan buatan dengan probabilitas mencapai 99,2 persen. Hal ini menunjukkan bahwa informasi yang disebarkan tidak dapat dipercaya dan berpotensi menyesatkan masyarakat. Lebih lanjut, penelusuran menggunakan kata kunci terkait menunjukkan bahwa tidak ada sumber kredibel yang mendukung klaim bahwa Kementerian Sosial membuka pendaftaran bantuan sosial melalui Facebook. Dalam pencarian tersebut, artikel-artikel yang membahas isu serupa juga menegaskan bahwa klaim tersebut adalah hoaks. Dengan lebih dari 557 tanda suka dan ratusan komentar, konten ini telah menarik perhatian banyak pengguna Facebook. Namun, penting bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas asal-usulnya. Pengetahuan mengenai literasi digital sangat diperlukan untuk mencegah penyebaran informasi yang salah.

Kesimpulan

Penyebaran informasi palsu seperti ini dapat berdampak negatif terhadap kepercayaan publik dan merusak kredibilitas lembaga pemerintah. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi sebelum membagikannya, serta meningkatkan literasi digital demi mencegah penyebaran hoaks.

Rujukan Informasi: Lihat Data Sumber Asli