HARIAN NEGERI, Jawa Barat - Prosesi pemakaman Mayor Infanteri Anumerta Zulmi Aditya Iskandar berlangsung khidmat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Kota Bandung, Minggu (5/4/2026). Panglima TNI Agus Subiyanto memimpin langsung upacara dan menegaskan almarhum sebagai salah satu prajurit terbaik TNI dari satuan elit Kopassus.
Upacara militer dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan rangkaian penghormatan terakhir yang berlangsung tertib dan penuh khidmat. Prosesi diawali laporan komandan upacara, dilanjutkan penurunan peti jenazah ke liang lahat yang diiringi dentuman tembakan salvo.
Di hadapan keluarga dan para pelayat, Panglima TNI Agus Subiyanto menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Mayor Zulmi dalam tugas negara.
Panglima TNI Agus Subiyanto menyebut almarhum sebagai sosok prajurit yang tidak hanya tangguh, tetapi juga menjadi teladan di lingkungan satuannya.
Panglima TNI Agus Subiyanto mengungkapkan sepanjang karier militernya, almarhum dikenal memiliki rekam jejak yang gemilang. Setiap penugasan yang dijalankan selalu berbuah apresiasi dari satuan berkat dedikasi dan profesionalismenya.
Mayor Zulmi gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon bersama pasukan UNIFIL pada akhir Maret 2026. Panglima TNI memastikan hak almarhum telah disiapkan bagi keluarga, termasuk santunan dan bantuan dari pemerintah dan TNI.
Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman. Istri almarhum terlihat tegar meski air mata tak terbendung, sementara anaknya tampak larut dalam kesedihan. Pejabat dan keluarga besar almarhum turut hadir memberikan penghormatan terakhir.
Rekan satu angkatan almarhum mengenang Zulmi sebagai pribadi rendah hati dan profesional. Doa dipanjatkan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan, meninggalkan kehilangan besar bagi TNI dan bangsa Indonesia.


Komentar