HARIAN NEGERI - JAKARTA, Sabtu (4/4/2026), Koordinator Central Pemuda Halmahera, Abid Ramadhan, secara resmi menyatakan sikap keprihatinan mendalam atas rentetan gesekan sosial yang terjadi di wilayah Provinsi Maluku Utara dalam beberapa waktu terakhir.
“Kami menegaskan bahwa stabilitas keamanan adalah harga mati yang harus dijaga bersama oleh seluruh pemangku kepentingan,” ujar Abid.
Respon Cepat Adalah Kunci
Kami meminta Aparat Penegak Hukum (APH) dan seluruh stakeholder terkait di Maluku Utara untuk bertindak lebih cepat, tegas, dan presisi dalam merespon setiap potensi konflik di tengah masyarakat.
Menurut Abid, bahwa pengabaian terhadap gesekan kecil, baik berupa kekerasan fisik maupun provokasi verbal, merupakan langkah berbahaya yang dapat memicu eskalasi konflik yang lebih luas.
“Api besar yang menghanguskan selalu bermula dari bara kecil yang dibiarkan menyala. Menunda penanganan berarti memberi ruang bagi provokasi untuk merusak tatanan sosial kita,” ungkapnya.
Menyoroti Situasi Terkini
Kordinator Central Pemuda Halmahera Abid Ramadhan mencatat beberapa insiden yang memerlukan perhatian serius dan penanganan hukum yang cepat dan transparan:
- Konflik Antar-Kampung: Kejadian di wilayah Bacan, Galela, dan Patani yang menunjukkan rapuhnya harmonisasi di tingkat akar rumput.
- Provokasi Elit: Pernyataan kontroversial oknum anggota DPRD Maluku Utara di Tobelo yang beredar luas di media massa, yang dinilai dapat memperkeruh suasana dan memicu polarisasi.
Untuk menjaga Maluku Utara tetap kondusif, aman, dan damai, kami menyampaikan imbauan kepada seluruh elemen masyarakat untuk Menahan diri, Jangan mudah terhasut oleh narasi-narasi provokatif dari pihak yang tidak bertanggung jawab.
- Verifikasi Informasi: Pastikan setiap informasi yang diterima adalah benar sebelum bereaksi.
- Jaga Persaudaraan: Mengingat kembali bahwa kita semua adalah saudara. Jangan biarkan ikatan persaudaraan kita dirusak oleh kepentingan kelompok tertentu atau oknum provokator.
Central Pemuda Halmahera akan terus mengawal situasi ini dan berharap pihak kepolisian segera mengambil langkah preventif serta penegakan hukum yang adil guna menjamin rasa aman bagi seluruh rakyat Maluku Utara.


Komentar