HARIAN NEGERI - Satu-satunya wakil Samarinda di skuad MilkLife Soccer Challenge All Stars mengaku sempat tak percaya mendapat kesempatan tampil di turnamen internasional SingaCup 2026. Kesempatan tampil di ajang internasional menjadi momen yang tak pernah dibayangkan Adiba Primayuga.RADARBANDUNG.ID, KUDUS – Satu-satunya wakil Samarinda di skuad MilkLife Soccer Challenge All Stars mengaku sempat tak percaya mendapat kesempatan tampil di turnamen internasional SingaCup 2026. Kesempatan tampil di ajang internasional menjadi momen yang tak pernah dibayangkan Adiba Primayuga.Pemain Tim All Stars Samarinda itu terpilih masuk skuad MilkLife Soccer Challenge All Stars yang akan mewakili Indonesia pada ajang SingaCup 2026 di Singapura.Pengumuman disampaikan usai rangkaian MilkLife Soccer Challenge All Stars di Supersoccer Arena, Kudus,.
Nama Adiba menjadi salah satu pemain yang dipanggil untuk memperkuat tim Indonesia pada turnamen sepak bola usia muda tingkat internasional.Adiba mengaku perasaannya bercampur aduk saat mendengar namanya diumumkan sebagai salah satu pemain yang akan berangkat ke Singapura. Ia bahkan mengaku tidak menyangka bisa memperoleh kesempatan berharga.“Senang dan campur aduk. Soalnya tidak menyangka juga bisa terpilih ke Singapura,” ujar Adiba usai pengumuman skuad,.Pemain asal Samarinda itu juga menyadari dirinya menjadi satu-satunya wakil dari daerahnya yang berhasil masuk dalam tim menuju SingaCup 2026.
Kondisi yang sempat membuatnya merasa sedih karena tidak didampingi rekan-rekan satu tim yang selama ini berjuang bersama.Meski demikian, Adiba menilai kesempatan bergabung dengan pemain-pemain terbaik dari berbagai daerah justru menjadi pengalaman baru yang berharga.
Ia optimistis dapat membangun kekompakan bersama pemain lain selama persiapan menuju turnamen.“Sedih karena tidak ada teman-teman dari Samarinda, tetapi tidak apa-apa karena nanti bisa akrab lagi dengan tim lainnya,” katanya.Selama mengikuti MilkLife Soccer Challenge All Stars di Kudus, Adiba juga melihat kualitas para pemain dari berbagai daerah sangat merata. Seluruh peserta memiliki kemampuan yang baik sehingga persaingan berlangsung ketat.Adiba bahkan menilai tim asal Kudus layak menjadi juara karena memiliki permainan yang sangat baik sepanjang turnamen.
Pengalaman menghadapi pemain-pemain terbaik itu menjadi bekal penting sebelum menghadapi lawan dari berbagai negara di Singapura.Menjelang keberangkatan ke SingaCup 2026, Adiba mengatakan dirinya bersama rekan-rekan yang terpilih akan menjalani berbagai program persiapan. Peningkatan kondisi fisik, latihan teknik, hingga penyelesaian akhir menjadi fokus utama tim.“Mungkin kami akan dilatih fisik, tendangan dan yang lainnya untuk persiapan,” ujarnya.Di balik rasa bahagia, Adiba mengaku tetap menyimpan kesedihan karena harus berpisah sementara dengan keluarga. Keberangkatan ke luar negeri untuk pertama kalinya membuat orang tuanya merasa khawatir.Menurut Adiba, dukungan keluarga menjadi motivasi besar baginya untuk tampil maksimal dan memanfaatkan kesempatan sebaik mungkin.
Ia ingin membuktikan pemain daerah juga mampu bersaing di level internasional.SingaCup sendiri merupakan turnamen sepak bola usia muda bertaraf internasional yang diikuti tim-tim dari berbagai negara. Ajang yang menjadi wadah bagi pemain muda untuk menambah pengalaman bertanding, mengasah kemampuan, serta membangun mental kompetitif di level internasional.Melalui program MilkLife Soccer Challenge All Stars, sejumlah pemain terbaik hasil seleksi dari berbagai kota dikirim ke Singapura untuk mengikuti SingaCup 2026. Kehadiran Adiba Primayuga, wakil Samarinda menjadi bukti talenta muda dari daerah memiliki kesempatan yang sama untuk tampil dan berkembang di panggung sepak bola dunia.(dsn)


Komentar