HARIAN NEGERI, Jakarta - Promotor Matchroom Sport menargetkan pertarungan besar yang mempertemukan dua mantan juara dunia kelas berat, Tyson Fury melawan Anthony Joshua, dapat terlaksana pada November 2026.

Direktur Utama Matchroom, Eddie Hearn, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah menyusun rencana dua pertarungan bagi Joshua, yakni satu laga pemanasan sebelum menghadapi Fury.

“Kesepakatan yang ditawarkan kepada kami bukan untuk langsung melawan Tyson Fury, dan itu adalah opsi yang kami inginkan. Kami senang dengan itu dan kami memperkirakan akan naik ring pada Juli dan kemudian melawan Fury pada November (2026),” ujar Hearn dalam laporan AFP yang dikutip di Jakarta, Rabu.

Menurut Hearn, peluang duel sesama petinju Inggris tersebut semakin terbuka seiring proses negosiasi kontrak yang terus berjalan. Ia optimistis kedua nama besar itu akan benar-benar bertemu di atas ring tahun ini.

Momentum rencana pertarungan ini turut menguat setelah Fury kembali bertarung usai pensiun selama 16 bulan dan meraih kemenangan angka atas Arslanbek Makhmudov.

Meski sempat muncul klaim dari Netflix melalui media sosial bahwa kesepakatan duel tersebut telah tercapai, Hearn menilai informasi itu masih terlalu prematur. Namun demikian, ia tetap yakin kesepakatan final akan segera terealisasi.

Sebelum menghadapi Fury, Joshua dijadwalkan menjalani satu laga pemanasan. Pertarungan tersebut akan menjadi penampilan keduanya dalam 19 bulan terakhir setelah kemenangan atas Jake Paul pada Desember lalu.

“Kami menerima kontrak pada akhir pekan lalu untuk proposal dua pertarungan dan kami terus bolak-balik membahasnya dan proses itu masih berlangsung,” kata Hearn.

Ia menambahkan, tidak ada kendala besar dalam proses negosiasi, meskipun masih terdapat sejumlah detail teknis yang perlu disepakati, seperti lawan pada Juli, waktu, dan lokasi pertandingan.

Hearn juga menanggapi komentar Fury yang menyebut Joshua sudah menjalani laga pemanasan saat melawan Jake Paul. Ia menilai pernyataan tersebut “agak nakal” dan menegaskan bahwa pihak Joshua berencana menghadapi lawan dengan level sepadan dengan Makhmudov sebelum duel besar itu terjadi.

Di sisi lain, kondisi Joshua masih dalam pemantauan setelah sempat mengalami kecelakaan mobil di Nigeria pada Desember 2025 yang menewaskan dua teman dekatnya. Petinju berusia 36 tahun itu diperkirakan segera mendapatkan izin medis untuk kembali berlatih penuh dalam dua pekan ke depan.

Saat ini, Joshua dilaporkan tengah meningkatkan kondisi fisiknya di Ukraina bersama juara dunia pemegang sabuk WBC, WBA, dan IBF, Oleksandr Usyk.