HARIAN NEGERI, Jakarta - Panitia penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade Los Angeles 2028 (LA28) resmi meluncurkan identitas visual bertajuk “LA in Full Bloom”, yang terinspirasi dari fenomena alam California Superbloom.
Dalam keterangan resmi yang dikutip Rabu, konsep tersebut merepresentasikan mekarnya bunga liar secara serentak di California Selatan sebuah analogi bagi momen puncak perjuangan atlet setelah melalui proses latihan panjang.
Vice President of Brand Design sekaligus Executive Design Director LA28, Ric Edward, mengatakan fenomena superbloom mencerminkan semangat Olimpiade dan Paralimpiade.
“Superbloom mencerminkan semangat Olimpiade dan Paralimpiade. Atlet berlatih sepanjang hidup mereka untuk satu momen di panggung terbesar olahraga,” ujarnya.
Ia menambahkan, identitas visual ini menggambarkan rasa antisipasi, energi, serta klimaks perjalanan atlet menuju ajang olahraga paling bergengsi di dunia.
Desain visual LA28 mengusung palet warna yang terinspirasi dari bunga Bird of Paradise, yang merupakan bunga resmi Kota Los Angeles. Selain itu, terdapat 13 elemen bunga dalam desain tersebut yang melambangkan komunitas serta keberagaman masyarakat setempat.
Head of Brand Design LA28, Geoff Engelhardt, menyebut konsep ini dirancang untuk merepresentasikan karakter Los Angeles sebagai kota kreatif yang berada di persimpangan olahraga dan industri hiburan.
“Kami ingin identitas visual ini terasa seperti Los Angeles, kota dengan kreativitas tinggi yang akan menyatukan dunia melalui Olimpiade 2028,” kata Engelhardt.
Identitas visual tersebut nantinya akan diterapkan pada berbagai elemen penyelenggaraan, mulai dari tampilan arena pertandingan, materi akreditasi atlet, hingga berbagai aspek pengalaman penonton.
Selain itu, desain ini juga terinspirasi dari sejarah Olimpiade Los Angeles sebelumnya pada 1932 dan 1984, yang dikenal dengan konsep kreatif serta atmosfer optimistis.


Komentar