Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyalurkan bantuan Kemnaker Peduli sebesar Rp32.252.643.000 untuk mempercepat pemulihan ekonomi serta membantu masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera Utara dan Aceh. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Yassierli di BBPVP Medan pada . Penyaluran ini mencerminkan kehadiran negara dalam masa sulit dan upaya untuk mendorong masyarakat agar kembali bangkit, bekerja, dan berdaya.

Yassierli menyampaikan duka dan empati yang mendalam atas bencana yang melanda kedua provinsi tersebut. Ia menegaskan bahwa dampak bencana tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga memengaruhi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. "Namun saya yakin, dengan semangat gotong royong dan ketangguhan masyarakat Sumatera Utara dan Aceh, kita akan mampu bangkit dan pulih bersama," kata Yassierli.

Ia menambahkan bahwa bantuan ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi dirancang untuk memberikan dampak nyata bagi pemulihan ekonomi dan penguatan keterampilan masyarakat terdampak. Total bantuan Rp32.252.643.000 tersebut dialokasikan untuk beberapa program, antara lain: program pelatihan vokasi untuk 4.516 orang di Sumatera Utara dengan anggaran Rp16.531.704.000 dan 2.438 orang di Aceh dengan anggaran Rp8.918.439.000. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kerja agar masyarakat dapat kembali bekerja atau membuka usaha mandiri.

Selain itu, terdapat 40 paket kegiatan padat karya senilai Rp4.000.000.000 untuk menciptakan lapangan kerja sementara dan menggerakkan ekonomi lokal di wilayah terdampak. Juga, 400 paket bantuan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) senilai Rp2.000.000.000 untuk mendorong tumbuhnya usaha kecil baru di masyarakat.