HARIAN NEGERI - RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menilai perayaan juara Persib Bandung tahun ini menunjukkan perubahan positif dalam budaya dukungan suporter di Kota Bandung. Di tengah euforia ratusan ribu Bobotoh yang memadati jalanan, Farhan mengaku kagum karena flare tidak dinyalakan selama pertandingan dan baru digunakan setelah rangkaian acara resmi selesai.RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menilai perayaan juara Persib Bandung tahun ini menunjukkan perubahan positif dalam budaya dukungan suporter di Kota Bandung. Di tengah euforia ratusan ribu Bobotoh yang memadati jalanan, Farhan mengaku kagum karena flare tidak dinyalakan selama pertandingan dan baru digunakan setelah rangkaian acara resmi selesai.Farhan mengungkapkan sikap tertib para Bobotoh menjadi salah satu faktor utama yang membuat konvoi juara Persib berlangsung aman dan kondusif.

Ia menyebut antusiasme suporter tetap tinggi, namun mampu dikendalikan tanpa mengganggu jalannya acara maupun prosesi konvoi pemain.“Saya sangat mengapresiasi Bobotoh yang sejak pertandingan kemarin tidak menyalakan flare sama sekali hingga peluit terakhir. Saya kagum sekali.

Flare dinyalakan serentak hanya setelah upacara selesai, dan upacara pun berjalan tertib,” ujar Farhan,.Farhan mengatakan suasana kondusif sudah terlihat sejak rombongan konvoi bergerak dari kawasan Gedung Sate sekitar pukul 08.00 WIB.

Ribuan Bobotoh memenuhi sejumlah ruas jalan utama untuk menyambut iring-iringan pemain dan trofi juara Persib.Farhan menyebut kepadatan massa mulai terasa ketika rombongan memasuki kawasan Alun-alun Bandung dan Jalan Asia Afrika. Meski arus kendaraan sempat tersendat akibat membludaknya suporter, kondisi di lapangan tetap terkendali berkat pengamanan gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, dan relawan.Keberhasilan pesta juara Persib juga tidak lepas dari sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bandung, serta manajemen Persib. Seluruh pihak dinilai mampu menjaga koordinasi selama rangkaian acara berlangsung.“Secara keseluruhan sudah sangat baik.

Kerja sama antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota, dan Persib sendiri berjalan sangat baik. TNI dan Kepolisian juga membantu luar biasa,” katanya.Meski secara umum berjalan sukses, Pemkot Bandung tetap menyiapkan sejumlah evaluasi untuk agenda besar berikutnya. Salah satu yang menjadi perhatian yakni masih ditemukannya warga dalam kondisi mabuk akibat konsumsi minuman keras di beberapa titik keramaian usai acara berlangsung.Farhan memastikan pemkot akan memperketat pengawasan melalui razia minuman keras menjelang acara besar di Kota Bandung.

Langkah yang dilakukan agar perayaan kemenangan Persib maupun agenda besar lainnya tetap menjadi pesta rakyat yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.(dsn)