HARIAN NEGERI - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bekerja sama dengan Institut Kesenian Jakarta, Dewan Kesenian Jakarta, dan Lembaga Kebudayaan Betawi menyelenggarakan peringatan 100 tahun Ali Sadikin. Acara peringatan ini digelar di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (7/7)."Karya paling utama beliau yang berkaitan dengan budaya, seni,"Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan, Ali Sadikin tidak hanya meninggalkan legasi berupa pembangunan infrastruktur, melainkan juga kebudayaan Betawi yang harus diperkuat."Bagi saya pribadi sebenarnya bukan hanya hal yang bersifat fisik, tetapi karya paling utama beliau adalah bagaimana yang berkaitan dengan budaya, seni, yang salah satunya adalah di tempat ini," ujar Pramono.Ia menyebut banyak peninggalan Gubernur Ali Sadikin di masa kepemimpinannya, seperti Taman Ismail Marzuki, Taman Impian Jaya Ancol, dan Ragunan.Pramono pun berkomitmen untuk melanjutkan dan merawat peninggalan-peninggalan Gubernur Ali Sadikin. Ia mencontohkan komitmen Pemprov DKI dalam menghidupkan kembali Planetarium.Sebagai Gubernur Jakarta, Pramono juga menegaskan prioritasnya untuk melanjutkan berbagai proyek pembangunan pemerintahan sebelumnya yang belum tuntas."Yang tidak kalah pentingnya, hal yang menyangkut budaya yang betul-betul dicita-citakan oleh Bang Ali ini kami akan lanjutkan, termasuk revitalisasi Setu Babakan," lanjutnya.Pemprov DKI, kata dia, akan menyelesaikan perbaikan jalan di Setu Babakan untuk menjaga budaya Betawi sebagai identitas Kota Jakarta.Pramono pun mengajak masyarakat Jakarta agar menjaga semangat Ali Sadikin dalam membangun Jakarta.Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Miftahulloh Tamary melaporkan, rangkaian peringatan 100 tahun Ali Sadikin akan dilaksanakan pada tanggal 7 hingga 14 Juli 2026.Sejumlah kegiatan yang akan diselenggarakan di antaranya pameran arsip 100 tahun Ali Sadikin; workshop pembuatan film pendek Ali Sadikin; pembuatan mural Ali Sadikin; simposium budaya bahasa Betawi; pertunjukan tari, hingga soft launching buku biografi Ali Sadikin."Pada tanggal 14 Juli 2026 adalah Memorial Lecture Ali Sadikin dengan speaker Bapak Haji Fauzi Bowo dan soft launching buku biografi Ali Sadikin dan juga ada patung dada Ali Sadikin," lanjut Miftahulloh.Selain dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta periode 2007-2012 Fauzi Bowo, acara peringatan ini juga turut dihadiri oleh keluarga Ali Sadikin.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bekerja sama dengan Institut Kesenian Jakarta, Dewan Kesenian Jakarta, dan Lembaga Kebudayaan Betawi menyelenggarakan peringatan 100 tahun Ali Sadikin.