HARIAN NEGERI, Jakarta - Kota Jakarta berhasil menempati peringkat kedua daftar kota teraman di Asia Tenggara 2026 berdasarkan laporan Global Residence Index edisi 16 Januari 2026. Posisi Jakarta ini menyusul Singapura yang menduduki peringkat pertama.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan rasa terkejut sekaligus bangga terkait capaian ini. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut bukan semata-mata hasil kerja Pemprov DKI, melainkan kerja sama dan kesadaran kolektif dari seluruh warga dalam menjaga kota.
Salah satu kebijakan Pemprov DKI yang mendukung capaian tersebut adalah pembukaan lapangan Monumen Nasional (Monas) untuk berbagai kegiatan masyarakat serta penyelenggaraan hari besar keagamaan mulai dari Natal, Imlek, Nyepi, hingga Idulfitri.
Penyelenggaraan berbagai acara keagamaan ini menunjukkan kuatnya toleransi dan keberagaman di ruang publik, sekaligus sebagai simbol kekuatan Jakarta. Gubernur mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama merawat momentum ini dan menjaga kondusivitas serta toleransi di Jakarta.
Berdasarkan laporan Global Residence Index edisi 16 Januari 2026, Singapura menempati posisi teratas daftar kota teraman di Asia Tenggara 2026 dengan indeks keamanan 0,90, sedangkan Jakarta berada di posisi kedua dengan skor 0,72. Setelah Jakarta, posisi berturut-turut ditempati oleh Bangkok, Vientiane, Hanoi, Kuala Lumpur, Phuket, Ho Chi Minh City, Phonm Penh, dan Manila.


Komentar