HARIAN NEGERI, Jakarta - Gelandang tim nasional Irak, Amir Al-Ammari, mengajak rekan-rekannya untuk menikmati setiap momen di Piala Dunia 2026 setelah berhasil membawa negaranya kembali tampil di ajang sepak bola terbesar dunia tersebut untuk pertama kalinya dalam 40 tahun.
Irak memastikan diri tampil di Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam sejarah setelah sebelumnya hanya pernah berlaga pada edisi 1986. Kembalinya Singa Mesopotamia ke panggung dunia menjadi pencapaian bersejarah bagi sepak bola Irak.
Dalam wawancara yang dimuat FIFA, Al-Ammari menegaskan pentingnya bermain tanpa tekanan berlebihan dan fokus menikmati pengalaman menghadapi tim-tim terbaik dunia.
"Jangan memberikan terlalu banyak tekanan kepada diri sendiri; nikmati saja momen itu dan fokus pada apa yang sedang terjadi saat itu," ujar Al-Ammari.
Irak tergabung di Grup I bersama Prancis, Norwegia, dan Senegal. Grup tersebut dinilai sebagai salah satu grup yang menantang dengan kehadiran sejumlah bintang dunia seperti Kylian Mbappé, Erling Haaland, dan Sadio Mané.
Berdasarkan jadwal resmi, Irak akan mengawali perjuangannya melawan Norwegia di Boston pada 16 Juni, kemudian menghadapi Prancis di Philadelphia pada 22 Juni, sebelum menutup fase grup melawan Senegal di Toronto pada 26 Juni.
Meski berstatus sebagai tim nonunggulan, Al-Ammari meyakini pengalaman menghadapi para pemain terbaik dunia akan memberikan dampak besar terhadap perkembangan sepak bola Irak.
"Ketika kami melangkah ke lapangan untuk menghadapi bintang-bintang terbesar dunia, saya akan menikmati momen tersebut, tetapi saya juga akan memberikan perlawanan yang maksimal," katanya.
Pemain klub Cracovia itu diproyeksikan menjadi salah satu figur penting dalam skuad asuhan Graham Arnold. FIFA menyebut Al-Ammari sebagai motor permainan sekaligus pengatur ritme di lini tengah Irak yang berperan besar dalam perjalanan tim menuju putaran final.
Selama membela tim nasional, gelandang berusia 28 tahun tersebut telah mencatatkan 50 penampilan dengan torehan lima gol dan empat assist. Salah satu assistnya tercipta saat Irak mengalahkan Indonesia 5-1 pada Kualifikasi Piala Dunia 2026.
"Bagi saya, ini akan menjadi tonggak penting lainnya dalam karier saya, yaitu bisa turun ke lapangan dan bersaing melawan para bintang terbesar di dunia," tutup Al-Ammari.


Komentar