HARIAN NEGERI, Jakarta - Bek Go Ahead Eagles, Dean James, dipastikan dicoret dari skuad Timnas Indonesia untuk menghadapi ajang FIFA Seriesyang berlangsung akhir pekan ini.

Kepastian tersebut disampaikan Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, pada Rabu.

“Jadi ini semua malam ini (para pemain timnas) datang. Kalau Dean James memang ini, kita batalkan, karena kan memang hanya 23 pemain yang bisa didaftarkan,” ujar Sumardji saat dihubungi.

Ia menjelaskan bahwa timnas Indonesia sebelumnya memanggil 24 pemain, namun hanya 23 nama yang dapat didaftarkan ke dalam skuad final.

“Nah karena hanya 23 itu yang bisa didaftarkan, maka satu (pemain) kita coret,” tambahnya.

Dean James sebelumnya masuk dalam daftar skuad sementara berisi 24 pemain yang diumumkan PSSI pada 21 Maret, setelah lolos dari seleksi awal yang melibatkan 41 pemain.

Sumardji menegaskan pencoretan tersebut murni karena pertimbangan regulasi jumlah pemain, bukan faktor teknis.

“Nah, kalau hanya tersisa satu orang terus disuruh di tribun, itu kan mental pemain tidak bagus juga,” ujarnya.

Ia juga menyebut keputusan tersebut telah dikomunikasikan dengan pelatih timnas, John Herdman.

“Iya, saya juga yang memberikan saran masukan ke John Herdman. Kalau satu orang tersisa, lebih baik tidak usah dipanggil,” katanya.

Nama Dean James sebelumnya sempat menjadi sorotan setelah muncul dugaan kepemilikan paspor ganda Indonesia dan Belanda. Isu tersebut mencuat usai pertandingan Liga Belanda antara NAC Breda melawan Go Ahead Eagles pada 15 Maret, yang berakhir dengan skor 0-6.

Pihak NAC Breda mempertanyakan status James yang dianggap tidak memenuhi syarat sebagai pemain Uni Eropa. Namun, Go Ahead Eagles menyatakan bahwa saat dikontrak pada Januari 2025, James masih berstatus warga negara Belanda, sebelum resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada Maret 2025.

Kasus tersebut saat ini tengah ditangani oleh KNVB dan masih dalam proses penyelesaian.