HARIAN NEGERI - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung memastikan kerahasiaan data masyarakat dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung hingga 31 Agustus mendatang. Warga diminta tidak khawatir menerima petugas sensus dan memberikan informasi sesuai kondisi sebenarnya.RADARBANDUNG.ID, KOTA BANDUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung memastikan kerahasiaan data masyarakat dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung hingga 31 Agustus mendatang. Warga diminta tidak khawatir menerima petugas sensus dan memberikan informasi sesuai kondisi sebenarnya.Kepala BPS Kota Bandung, Nevi Hendri mengatakan seluruh data yang dikumpulkan petugas langsung masuk ke sistem BPS dan dilindungi melalui sistem keamanan digital.
Masyarakat tidak perlu takut data pribadi disalahgunakan.“Data yang dikumpulkan dijamin kerahasiaannya karena langsung ter-entry ke server dan sudah diamankan melalui sistem yang kami miliki,” ujar Nevi,.Nevi menjelaskan petugas sensus yang turun ke lapangan telah dilengkapi rompi resmi, surat tugas, dan kartu identitas yang memiliki barcode. Masyarakat dapat memindai barcode petugas untuk memastikan identitas petugas.“Pada saat barcode itu dipindai, masyarakat bisa langsung masuk ke sistem kami sehingga identitas petugas dapat diketahui,” katanya.Nevi mengungkapkan dalam pendataan, petugas akan menanyakan sejumlah informasi, mulai dari data kependudukan, Nomor Induk Kependudukan (NIK), pendidikan, kondisi ketenagakerjaan, hingga pola pengeluaran rumah tangga.“Data konsumsi makanan dan nonmakanan, kondisi rumah, serta penggunaan listrik juga menjadi bagian dari Sensus Ekonomi 2026. Data dibutuhkan untuk menggambarkan kondisi sosial ekonomi masyarakat Kota Bandung secara menyeluruh,” ucapnya.Nevi mengimbau masyarakat dan pelaku usaha memberikan data secara jujur karena hasil sensus akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan dan pengembangan ekonomi daerah.“Kami mengajak masyarakat menerima kehadiran petugas dan memberikan data apa adanya agar data ekonomi Kota Bandung semakin akurat,” ujar Nevi.(dsn)


Komentar