HARIAN NEGERI, Jakarta - Petinju Amerika Serikat, Alycia Baumgardner, akan kembali naik ring untuk mempertahankan tiga sabuk juara dunia kelas super bulu putri miliknya versi World Boxing Association (WBA), International Boxing Federation (IBF), dan World Boxing Organization (WBO).
Dalam laga yang akan berlangsung di arena legendaris Madison Square Garden, New York, Jumat (17/4) waktu setempat, Baumgardner dijadwalkan menghadapi penantang tangguh asal Korea Selatan, Bo Mi Re Shin.
Baumgardner memasuki pertarungan ini dengan rekor 17 kemenangan (tujuh KO) dan satu kekalahan. Petinju berusia 31 tahun tersebut bertekad mempertegas statusnya sebagai salah satu kekuatan dominan di divisi super bulu (130 pon).
Kepercayaan dirinya didukung performa solid sepanjang 2025, termasuk kemenangan penting atas Jennifer Miranda dan Leila Beaudoin. Ia juga ingin membuktikan bahwa konsistensinya sebagai juara dunia merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, serta pengalaman di level elite.
Pertarungan ini turut menghadirkan aspek bersejarah, karena akan digelar selama 10 ronde dengan durasi tiga menit per ronde format yang identik dengan pertarungan kejuaraan pria. Baumgardner menjadi salah satu figur yang secara terbuka mendukung peningkatan standar tersebut dalam tinju wanita.
Sementara itu, Shin datang sebagai penantang dengan rekor 19 kemenangan (delapan KO), tiga kekalahan, dan tiga hasil imbang. Ia dikenal sebagai petarung dengan daya tahan tinggi serta gaya agresif yang mampu menekan lawan tanpa henti.
Penampilannya saat menghadapi Caroline Dubois pada 2025 menunjukkan kapasitasnya untuk bersaing di level tertinggi, sekaligus memperkuat reputasinya sebagai lawan yang sulit ditaklukkan.
Secara strategi, Baumgardner diperkirakan akan mengandalkan kecepatan tangan, akurasi pukulan, serta footwork untuk mengontrol jarak. Di sisi lain, Shin kemungkinan besar akan memaksakan pertarungan jarak dekat guna memanfaatkan kekuatan fisiknya.
Dengan format ronde yang lebih panjang, faktor stamina diyakini akan menjadi kunci. Duel ini berpotensi menghadirkan pertarungan sengit, terutama saat memasuki ronde-ronde akhir dalam perebutan tiga gelar juara dunia tersebut.


Komentar