HARIAN NEGERI - JAKARTA, Jumat (27/3/2026), Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PW SEMMI) Jakarta Raya memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian positif Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Penurunan angka kecelakaan sebesar 5,3% menjadi indikator utama keberhasilan koordinasi di lapangan.
Ketua PW SEMMI Jakarta Raya, Yanto, menyatakan bahwa penurunan angka kecelakaan ini merupakan bukti efektivitas strategi preemtif dan preventif yang dijalankan oleh kepolisian, khususnya di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
"Kami mengapresiasi dedikasi luar biasa dari seluruh personel. Penurunan angka kecelakaan sebesar 5,3% menunjukkan bahwa manajemen arus mudik dan balik tahun ini berjalan lebih aman dan tertata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," ujar Yanto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (27/03/2026).
Namun, di balik kesuksesan tersebut, PW SEMMI Jakarta Raya juga menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas gugurnya seorang personel kepolisian dari Polda Metro Jaya saat bertugas mengawal Operasi Ketupat 2026.
"Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya pahlawan demokrasi dan kemanusiaan dari jajaran Polda Metro Jaya. Pengorbanan beliau dalam menjaga kelancaran mudik masyarakat akan selalu kami kenang sebagai bentuk pengabdian tertinggi kepada bangsa," tambah Yanto.
Yanto berharap agar keberhasilan dalam menekan angka fatalitas kecelakaan ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui inovasi pelayanan publik yang humanis.
"Sinergi antara aparat penegak hukum dan elemen mahasiswa akan terus kami jaga demi terciptanya ketertiban dan keamanan masyarakat di Jakarta Raya dan sekitarnya," tutupnya.


Komentar