HARIAN NEGERI - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno menyerahkan bantuan sapi kurban di kawasan RT 11/07, Kelurahan Gandaria Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang dikenal sebagai ‘RT Viral’ karena inovasi keamanan lingkungannya, Rabu (27/5)."Mudah-mudahan ini bisa dicontoh,"Penyerahan dilakukan di Jalan Hidup Baru III Gang H Jeni 2 dan turut dihadiri jajaran Pemerintah Kota Jakarta Selatan serta warga setempat.Rano mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyalurkan total 210 ekor sapi kurban ke berbagai wilayah di Jakarta. Ia menyampaikan, proses penyembelihan dilakukan bertahap dalam kurun waktu tiga hari. Ia berharap bantuan sapi kurban yang diberikan dapat bermanfaat dan dibagikan kepada warga yang membutuhkan.“Total sapi kan ada 210 yang sudah kita bagi di wilayah Jakarta cuma memang dipotongnya tidak pada hari yang sama karena ada yang di-delivery hari ini, dalam waktu tiga hari artinya sembelih nggak harus ini nggak semua, dalam waktu tiga hari itu bagian dari kurban,” ujar Rano.Pada kesempatan itu, Rano juga mengapresiasi inovasi keamanan yang diterapkan warga RT 11/07 melalui sistem Gerbang Pintar e-Gate 11 dan GPS anti-curanmor.
Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.“Barangkali Jakarta bisa nomor satu masalah keamanan. Kami bersyukur selama satu tahun di Jakarta ini. Ternyata yang menjaga Jakarta itu adalah masyarakatnya.
Baca Juga :
Rano Serahkan Sapi Kurban Bagi Warga TangkiKenapa keluar tagline ‘Jaga Jakarta’? Karena nggak ada gunanya tentara, polisi kalau masyarakat Jakartanya nggak care,” ucapnya.Ia menilai sistem keamanan berbasis teknologi seperti yang diterapkan di lingkungan tersebut layak menjadi percontohan bagi wilayah lain di Jakarta. Rano mengaku optimistis inovasi itu dapat diterapkan di gang-gang permukiman lain dengan dukungan pelatihan dan kolaborasi bersama warga.“Saya sangat bersyukur bahwa inovasi ini.
Saya atas nama pemerintah provinsi DKI Jakarta mengucapkan selamat kepada masyarakat Kampung RT 11/07. Mudah-mudahan ini bisa dicontoh,” tuturnya.Selain keamanan lingkungan, Rano juga menjelaskan pentingnya pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau AI bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.Ia melihat kawasan tersebut memiliki potensi untuk menjadi lokasi pelatihan AI bagi warga. Menurutnya, teknologi AI dapat membantu pelaku usaha memahami pasar hingga menentukan wilayah pemasaran produk secara lebih tepat berbasis data.“Kalau AI yang kita siapkan ini, kita bisa tahu, makanan ini laku di daerah mana.
Kita tahu, punya data ini.
Bahkan data itu bukan hanya di Indonesia, di luar negeri. Perkembangan teknologi AI tidak bisa dihindari sehingga masyarakat perlu mulai beradaptasi,” tandasnya.


Komentar