HARIAN NEGERI, Jakarta - Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) melakukan silaturahmi kebangsaan dengan Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Kepresidenan Republik Indonesia (PCO), Ricky HS Tamba, di Kantor Komunikasi Kepresidenan RI, Jalan Medan Merdeka Timur No. 6, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (20/5/2026).

Kunjungan PB PII yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PB PII, Amsal Alfian, bersama jajaran pengurus berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan dialog konstruktif.

Pertemuan tersebut menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai penguatan komunikasi publik, pendidikan kebangsaan, pengembangan sumber daya manusia, serta peran strategis generasi muda dalam menghadapi tantangan global.

Dalam kesempatan tersebut, Ricky HS Tamba menyambut baik kehadiran jajaran pengurus PB PII yang baru terpilih. Ia menilai organisasi kepelajaran memiliki posisi penting dalam membangun tradisi intelektual, memperkuat literasi publik, serta menjaga optimisme generasi muda terhadap masa depan bangsa.

“Anak muda hari ini bukan hanya pewaris masa depan, tetapi juga aktor penting yang ikut menentukan arah pembangunan nasional. Organisasi pelajar seperti PII memiliki sejarah panjang dalam membangun karakter, kepemimpinan, dan kesadaran kebangsaan,” ujar Ricky.

Menurutnya, penguatan komunikasi kebijakan yang inklusif dan edukatif membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda agar pesan-pesan pembangunan nasional dapat dipahami secara utuh oleh masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan pemuda.

Sementara itu, Ketua Umum PB PII, Amsal Alfian, menegaskan bahwa PB PII berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ekosistem pendidikan, pembangunan karakter, serta pengembangan kapasitas kepemimpinan generasi muda Indonesia.

Amsal menyampaikan bahwa tantangan global yang semakin kompleks menuntut hadirnya generasi pelajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, kemampuan adaptasi, daya saing, serta semangat kolaborasi lintas sektor.

“PB PII percaya bahwa kemajuan bangsa hanya dapat dicapai melalui penguatan kualitas pendidikan, pembangunan karakter, serta keterlibatan aktif generasi muda dalam ruang-ruang pengabdian publik. Kami mendukung langkah pemerintah dalam mewujudkan visi pembangunan nasional dan semangat Asta Cita Presiden demi menghadirkan Indonesia yang maju, berdaya saing, dan berkeadilan,” kata Amsal.

Ia juga menambahkan bahwa pelajar Indonesia harus menjadi bagian dari solusi bangsa dengan memperkuat budaya literasi, etika kepemimpinan, semangat persatuan, serta kemampuan beradaptasi di tengah dinamika zaman yang terus berkembang.

Pertemuan tersebut turut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara unsur pemerintah dan organisasi kepelajaran dalam memperkuat kesiapsiagaan nasional serta membangun komunikasi publik yang sehat, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan bangsa dan negara.

Di tengah situasi global yang bergerak cepat dan penuh ketidakpastian, sinergi antara lembaga strategis negara dan elemen kepemudaan dinilai menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik, memperkuat ketahanan sosial, serta menghadirkan kebijakan yang responsif, adaptif, dan tepat sasaran.

Silaturahmi tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi berkelanjutan antara PB PII dan Kantor Komunikasi Kepresidenan RI dalam mendukung pembangunan nasional melalui penguatan komunikasi publik dan pemberdayaan generasi muda Indonesia.