HARIAN NEGERI - Revitalisasi Pasar Muara Karang (PMK) di kawasan Pluit, Jakarta Utara, terus menunjukkan progres positif dengan pembangunan pasar modern mencapai 35 persen hingga akhir Maret 2026. Pasar ini ditargetkan mulai beroperasi penuh pada Kuartal IV (Q4) 2026.
PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro selaku pengelola menyampaikan bahwa pembangunan telah melewati fase krusial dengan seluruh pekerjaan fondasi dan struktur bawah telah rampung 100 persen. Progres struktur atas telah mencapai lantai enam untuk sekitar 50 persen area bangunan.
Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin, optimistis target operasional di akhir tahun dapat tercapai sesuai jadwal. Transformasi ini merupakan komitmen untuk menghadirkan sarana perdagangan yang lebih representatif, bersih, dan nyaman bagi masyarakat, khususnya di Jakarta Utara.
Pasar Muara Karang dihadirkan sebagai bagian dari upaya mendukung agenda Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat daya saing menuju Jakarta sebagai kota global yang inklusif, modern, dan berkelanjutan di bawah kepemimpinan Gubernur DKI, Pramono Anung.
PMK akan bertransformasi menjadi pasar modern terpadu dengan fasilitas yang lebih lengkap ke depan, mulai dari sistem sirkulasi udara yang optimal, area parkir yang memadai, hingga penataan zonasi pedagang yang lebih rapi dan terintegrasi serta memiliki fasilitas penunjang seperti sport center di lantai enam. Kehadiran wajah baru Pasar Muara Karang diharapkan dapat memicu pertumbuhan ekonomi lokal dan memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi utama di Jakarta Utara.
Di tengah proses pembangunan, kepercayaan pelaku usaha sudah mulai terbentuk kuat dengan tingkat keterisian lapak dan kios mencapai hampir 70 persen. Pasar Muara Karang membuka peluang kemitraan dalam lingkungan usaha yang lebih modern, tertata, dan berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang bagi pelaku usaha yang tertarik untuk bergabung.


Komentar