HARIAN NEGERI - Sebanyak 57 umat muda Katolik menggelar aksi teatrikal Tablo perjalanan sengsara Yesus Kristus di Gereja Santo Robertus Bellarminus. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Paskah 2026.

Pertunjukan berdurasi sekitar 2,5 jam tersebut berlangsung khidmat dan penuh emosi. Para pemeran menampilkan rangkaian peristiwa penting dalam kisah sengsara Yesus Kristus, mulai dari penangkapan, proses pengadilan, pembebasan Barabas, pemahkotaan duri, hingga perjalanan memanggul salib menuju Golgota.

Suasana haru menyelimuti gereja selama pertunjukan berlangsung. Sejumlah jemaat tampak meneteskan air mata, terutama saat adegan penyaliban dan momen Bunda Maria memangku jenazah Yesus.

Romo Paroki, Paulus Andri Astanto mengatakan, kegiatan ini tidak sekadar pertunjukan seni, melainkan sarana refleksi iman bagi umat.

"Teatrikal sengsara Yesus menjadi pengingat akan kasih Allah Bapa yang begitu besar kepada manusia melalui pengorbanan Putra-Nya," ujarnya, Jumat (3/4).

Romo Paulus menjelaskan, visualisasi Jalan Salib ini merupakan hasil kolaborasi antara panitia Paskah dan Orang Muda Katolik (OMK). Kegiatan tersebut bertujuan membantu umat mempersiapkan batin menjelang Jumat Agung melalui perenungan atas kisah penderitaan Yesus Kristus.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada para pemuda yang telah menampilkan pertunjukan dengan penuh penghayatan," ungkapnya.