HARIAN NEGERI, Jakarta – Pembalap Indonesia, Sean Gelael, akan menghadapi persaingan ketat bertabur bintang pada kelas Pro GT World Challenge Europe (GTWCE) 2026, yang merupakan kasta tertinggi dan paling bergengsi dalam ajang balap ketahanan tersebut.

Sean akan tampil bersama tim AF Corse menggunakan mobil nomor 50, berbagi kemudi dengan Arthur Leclerc dan Lilou Wadoux. Komposisi ini menjadi sorotan karena Sean dan Wadoux berstatus debutan di kelas Pro, sementara Leclerc menjadi satu-satunya pembalap yang telah memiliki pengalaman di kategori tersebut.

“Saya sadar tahun ini tidak akan mudah. Namun saya memiliki tim dan dua rekan baru yang bagus. Kami akan saling melengkapi untuk meraih hasil maksimal di setiap lomba,” ujar Sean.

AF Corse bukan tim sembarangan. Mereka merupakan juara umum GTWCE Endurance Cup 2024, dengan mobil nomor 51 yang saat itu diperkuat Alessio Rovera, yang juga masih menjadi bagian dari tim pada musim 2026. Status tersebut membuat Ferrari tetap menjadi salah satu penantang kuat dalam perebutan gelar musim ini.

Meski demikian, dominasi dalam beberapa musim terakhir masih dipegang oleh pabrikan BMW. Tim asal Jerman itu berhasil menguasai tiga dari lima musim terakhir, baik di kategori Endurance Cup maupun Sprint Cup.

BMW juga memiliki catatan impresif di Sirkuit Paul Ricard, Prancis—yang menjadi seri pembuka musim 2026—setelah meraih kemenangan pada edisi 2024 dan 2025.

Pada musim ini, BMW menurunkan tiga mobil di kelas Pro melalui Team WRT (nomor 32 dan 46) serta Rowe Racing(nomor 98), yang semakin menegaskan ambisi mereka mempertahankan dominasi.

Persaingan juga akan datang dari Mercedes-AMG yang sebelumnya sukses mematahkan dominasi BMW dengan meraih gelar juara umum pada musim 2022 dan 2023.

Dengan komposisi tim yang kompetitif dan pengalaman yang terus berkembang, Sean Gelael diharapkan mampu bersaing di level tertinggi serta membawa nama Indonesia bersinar di panggung balap ketahanan Eropa.