HARIAN NEGERI - Tim Redaksi Harian Negeri telah melakukan penelusuran fakta mendalam terkait informasi yang beredar luas dengan judul '[SALAH] Turki Kerahkan Ribuan Helikopter ke Iran'. Berdasarkan pantauan kami, isu ini telah memicu beragam tanggapan dari netizen di berbagai platform media sosial. Hasil Pemeriksaan Fakta Setelah melakukan kroscek data dan memverifikasi sumber-sumber terkait, kami menemukan adanya ketidaksesuaian antara narasi yang beredar dengan fakta yang ada di lapangan.
Tim Redaksi berupaya menyajikan klarifikasi agar masyarakat tidak terjebak dalam informasi yang menyesatkan. Beredar video [arsip] dari akun Tiktok “rheni1119” pada yang menampilkan formasi puluhan helikopter terbang di atas kota dengan narasi: Turki dan Iran Meningkatkan Kerja Sama Pertahanan Ribuan helikopter Turki berangkat ke Iran untuk memperkuat kerjasama. Temukan berita terbaru di sini!
#helicopter #viral Hingga unggahan itu telah mendapat lebih dari 125 ribu tanda suka, menuai lebih dari 2 ribu komentar, dan dibagikan ulang lebih dari 4 ribu kali oleh pengguna Tiktok lainnya. Disadur dari artikel Cek Fakta
Hasilnya, video yang beredar merupakan bagian dari latihan atraksi udara militer Korea Selatan menjelang peringatan Hari Angkatan Bersenjata ke-77 di Seoul, Korea Selatan, . Video puluhan helikopter tersebut serupa dengan unggahan akun YouTube "RadiomirEnergy" pada . Dalam unggahan menyebut rekaman barisan helikopter itu diambil di Korea Selatan pada Rabu (119/2024).
Beberapa akun lain juga merekam momen pertunjukan udara tersebut, seperti akun YouTube "Travel Korea with Kids" serta akun berbahasa Korea "Kim Cho-si" dan "Mingy". Selain itu, stasiun televisi Korea, Yoo Yong-won TV juga melaporkan langsung gladi bersih atraksi militer Hari Angkatan Bersenjata 2024. Laporan itu menampilkan formasi terbang 76 helikopter pada menit 10.46-12.39, serta aksi terjun payung pasukan khusus. Salah Sumber: [konten multimedia] Kesimpulan Berdasarkan seluruh bukti dan data yang dikumpulkan, dapat disimpulkan bahwa informasi tersebut masuk dalam kategori HOAKS / SALAH.
Baca Juga :
[SALAH] 2 Helikopter Amerika Dirudal IranNarasi yang dibangun cenderung manipulatif dan tidak didukung oleh bukti otoritatif dari instansi terkait. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap penyebaran berita palsu atau hoaks. Selalu lakukan verifikasi mandiri dan hanya merujuk pada informasi resmi guna menghindari kerugian akibat disinformasi digital yang marak terjadi.
Rujukan Informasi: Lihat Data Sumber Asli


Komentar