HARIAN NEGERI - Klaim bahwa Menteri Keuangan Purbaya mengusulkan untuk mengubah program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi bantuan sosial untuk Iran, Palestina, dan Israel adalah tidak benar. Penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa informasi tersebut merupakan hoaks yang beredar di media sosial, khususnya melalui sebuah unggahan di Facebook.

Hasil Cek Fakta

Klaim ini pertama kali muncul melalui akun Facebook “Herman Frianto Barutu” pada Jumat, 13 Maret 2026. Dalam unggahan tersebut, terdapat narasi yang mengaitkan Purbaya dengan usulan kontroversial mengenai penghapusan program MBG. Namun, setelah ditelusuri, tidak ada bukti yang mendukung pernyataan tersebut dari sumber yang kredibel. Tim Cek Fakta Harian Negeri menemukan bahwa artikel dari beberapa sumber berita yang relevan, seperti cnnindonesia.com dan mediaindonesia.com, menegaskan bahwa Purbaya tidak pernah mengusulkan pengalihan dana MBG untuk kepentingan luar negeri. Sebaliknya, Purbaya menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang baik dan tidak ada rencana untuk mendanai negara lain dengan anggaran negara. Lebih lanjut, penelusuran menunjukkan bahwa berita yang menyebutkan Purbaya mengusulkan perubahan program MBG adalah hoaks. Tidak ada laporan resmi atau pernyataan yang mendukung klaim tersebut, dan informasi mengenai pengalihan dana untuk kepentingan luar negeri tidak pernah diungkapkan oleh Purbaya dalam konteks apapun. Hal ini menunjukkan pentingnya verifikasi informasi sebelum disebarluaskan.

Kesimpulan

Dari hasil pemeriksaan fakta ini, jelas bahwa klaim mengenai usulan Purbaya untuk mengubah program MBG menjadi bantuan sosial untuk negara lain adalah salah. Kami mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi dan selalu memverifikasi kebenaran sebelum mempercayai berita yang beredar.

Rujukan Informasi: Lihat Data Sumber Asli