HARIAN NEGERI - Tim Redaksi Harian Negeri telah melakukan penelusuran fakta mendalam terkait informasi yang beredar luas dengan judul '[SALAH] Keliru, Vaksin Dapat Merusak DNA dan Sistem Kekebalan Tubuh'. Berdasarkan pantauan kami, isu ini telah memicu beragam tanggapan dari netizen di berbagai platform media sosial. Hasil Pemeriksaan Fakta Setelah melakukan kroscek data dan memverifikasi sumber-sumber terkait, kami menemukan adanya ketidaksesuaian antara narasi yang beredar dengan fakta yang ada di lapangan.

Tim Redaksi berupaya menyajikan klarifikasi agar masyarakat tidak terjebak dalam informasi yang menyesatkan.

Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook “Omar Syahban” (arsip) pada . Unggahan tersebut menampilkan Dr. Robert Malone pada video akun X @MJTruthUltra.

“Dr. Robert Malone: Anda lebih mungkin terinfeksi, terkena penyakit, atau bahkan meninggal, jika Anda telah divaksinasi dengan Vaksin COVID-19 dibandingkan dengan yang belum divaksinasi. Perawatan terapi gen eksperimental ini dapat merusak DNA dan sistem kekebalan tubuh anak-anak Anda, dan diri Anda sendiri secara permanen.” Begitu tertulis dalam keterangan unggahan.

#gpt-inline3-passback{text-align:center;} Dalam video berdurasi 1 menit 5 detik tersebut Robert menjelaskan bahaya vaksin COVID-19 dan menyebutkan perawatan terapi gen dengan vaksin dapat merusak anak-anak dan penggunanya, seperti merusak jantung, otak, jaringan reproduksi, paru-paru dengan kerusakan permanen, dan kelumpuhan sistem kekebalan tubuh. #gpt-inline4-passback{text-align:center;} “It's not adequate to only consider the short-term adverse events as related to the vaccine. We must acknowledge that the genetic COVID-19 genetic injections cause far more harm than good and provide zero benefit relative to risk for the young and healthy.

They do not reduce COVID-19 infection which is treatable and not terminal. Furthermore, the most recent data demonstrates that you are more likely to become infected or have disease or even death if you've been vaccinated compared to the unvaccinated people. This is shocking to hear, but it is what the data are showing us.

The data now show that these experimental gene therapy treatments can damage your children as well as yourself. They can damage your heart, your brain, yo... Kesimpulan Berdasarkan seluruh bukti dan data yang dikumpulkan, dapat disimpulkan bahwa informasi tersebut masuk dalam kategori SALAH.

Narasi yang dibangun cenderung manipulatif dan tidak didukung oleh bukti otoritatif dari instansi terkait. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap penyebaran berita palsu atau hoaks. Selalu lakukan verifikasi mandiri dan hanya merujuk pada informasi resmi guna menghindari kerugian akibat disinformasi digital yang marak terjadi.


Rujukan Informasi: Lihat Data Sumber Asli