HARIAN NEGERI - Sebuah informasi yang menyebut miliarder teknologi Elon Musk berjanji membantu Presiden terpilih Prabowo Subianto mendanai program MBG (Makanan Bergizi Gratis) beredar luas di media sosial. Klaim tersebut disertai tangkapan layar yang disebut-sebut berasal dari portal berita ternama, sehingga memicu perbincangan publik mengenai kemungkinan keterlibatan tokoh internasional dalam program pemerintah Indonesia.

Hasil Cek Fakta

Tim Cek Fakta Harian Negeri menelusuri gambar yang beredar menggunakan berbagai metode verifikasi digital, termasuk analisis metadata dan pencarian gambar terbalik. Dari hasil penelusuran tersebut, ditemukan bahwa gambar yang digunakan dalam unggahan viral sebenarnya pernah muncul sebelumnya dalam konteks berbeda di akun media sosial resmi sebuah portal berita pada 10 Februari 2026.

Redaksi kemudian membandingkan narasi yang beredar dengan artikel asli yang menjadi sumber gambar tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa isi artikel sama sekali tidak membahas program MBG maupun rencana Elon Musk untuk mendukung kebijakan pemerintah Indonesia.

Artikel yang diterbitkan pada tanggal tersebut justru membahas rencana Elon Musk untuk membantu membiayai biaya hukum para korban skandal Jeffrey Epstein yang berani memberikan kesaksian. Dengan demikian, narasi yang mengaitkan Musk dengan program MBG tidak memiliki dasar dalam konten asli berita tersebut.

Penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa unggahan dari akun Facebook “Udin Jamal” pada 13 Februari 2026 memanfaatkan gambar tersebut lalu menambahkan keterangan yang tidak sesuai dengan konteks sebenarnya. Cara ini merupakan salah satu pola umum dalam penyebaran informasi menyesatkan, yakni menggunakan visual dari sumber tepercaya untuk memberi kesan kredibel pada narasi yang sebenarnya tidak benar.

Selain itu, dalam praktik hubungan internasional, setiap pernyataan resmi dari tokoh global terkait kebijakan suatu negara biasanya disampaikan melalui jalur diplomasi atau pernyataan resmi pemerintah. Hingga saat ini, tidak ditemukan informasi atau konfirmasi resmi mengenai komunikasi antara pemerintah Indonesia dan Elon Musk terkait pendanaan program MBG.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelusuran Tim Cek Fakta Harian Negeri, klaim bahwa Elon Musk akan membantu pendanaan program MBG merupakan informasi yang tidak benar. Narasi tersebut muncul dari manipulasi konteks gambar yang diambil dari pemberitaan lain yang tidak berkaitan.

Penyebaran informasi semacam ini dapat menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat serta memunculkan ekspektasi yang tidak realistis terhadap kebijakan pemerintah. Selain itu, hoaks juga berpotensi mengganggu diskusi publik yang sehat mengenai program strategis nasional.

Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menyikapi informasi di media sosial. Sebelum mempercayai atau menyebarkannya, penting untuk memeriksa sumber informasi, tanggal publikasi, serta kesesuaian konteks berita. Untuk memperoleh informasi yang akurat mengenai kebijakan pemerintah, publik disarankan merujuk pada kanal resmi kementerian terkait maupun pernyataan resmi dari pemerintah.


Sumber rujukan: Data Asli